oleh

Warga Lintas Komunitas Sanggar Indah Banjaran Kab Bandung Berbagi Kasih.

KAB BANDUNG – Paskah merebaknya virus Corona ke Indonesia sejak beberapa bulan lalu  himpitan perekonomian masyarakat semakin sulit dan melilit, Situasi tersebut sangat terlihat di daerah kab Bandung khususnya bagi warga desa Nagrak. Tak mengurangi kesabaran masyarakatnya dalam menanti bantuan dari pemerintah yang sudah digembar gemborkan melalui media informasi namun rasa Lapar dan Sakit tak dapat dihalau ditunda khususnya bagi warga yang berekonomi pas-pasan tersebut dimana mereka harus memenuhi kebutuhan hidupnya hanya dengan bekerja sebagai buruh serabutan dalam kesehariannya itu penuh harap.

Cemas dalam hati masyarakat tersebut untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten namun tak kunjung datang juga walau pendataan sudah dilakukan beberapa waktu lalu dan ternyata masyarakat miskin yang sudah terdata tersebut tak mendapatkan bantuan pemerintah dan tak tahu kenapa salahnya dimana dan disiapa ungkap warga desa Nagrak, Hasil investigasi di lapangan oleh awak indoglobenews kepada salah satu RT yang tidak mau disebutkan identitasnya ternyata Pemerintah ( Pusat Provinsi dan kab kota ) masih menggunakan data yang lama dalam mendistribusikan bantuan tersebut karena memang dalam list ( data ) penduduk yang diberikan oleh dinas sosial tersebut kepada panitia perangkat desa terdapat nama warga yang sudah meninggalpun masih tertera didalamnya, Maka jelaslah terlihat adanya tumpang tindih dalam pendataan penduduk setiap 5 tahun yang dilaksanakan oleh BPS ( Badan Pusat Statistik ) dan Disdukcapil Kab/Kota sehingga perlu dilakukan evaluasi ulang dalam pendataan selanjutnya.

Baca Juga .....  Tujuh Rumah Dan Sekolah Di Purwakarta Rusak Dihujani Batu Raksasa

Melihat kenyataan diatas adanya dugaan bantuan yang diberikan boleh pemerintah tersebut tidak tepat sasaran, Namu lain halnya bagi Masyarakat yang terdiri dari Lintas Komunitas peduli terhadap kondisi covid-19 ini  berinisiatif memberikan bantuan dalam bentuk Sembako guna mengurangi beban hidup warga terdampak covid-19 khususnya dan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan tersebut serta dalam masa pandemi covid ini juga umat muslim di seluruh dunia juga akan melaksanakan ibadah Shaum ( Bulan Puasa ). Harapan masyarakat Desa Nagrak Khususnya warga Perumahan sanggar indah Banjaran agar Wabah virus Corona ini segera berlalu sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan normal dan efektif tukas salah seorang warga penerima bantuan ( Dalam foto ) yang terlihat saat dari perwakilan masyarakat lintas Komunitas peduli covid 19 tersebut membagikan sembako di beberapa RW  Desa Nagrak tersebut Serta inisiator pembagian sembako yang tidak mau disebutkan namanya tersebut berpesan pada warga terdampak agar jangan di lihat dari isi dan nilai bantuannya tetapi semua ini dilakukan atas dasar rasa kebersamaan dan perikemanusiaan sesama anak bangsa sesuai dengan filosofi jawabarat Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh.( IGN Jabar )

Komentar

News Feed