oleh

Praktis Hukum Willy Sidauruk menantang pihak penyelenggara acara Siantar Ramadhan Fair

-Opini-728 views

Pematangsiantar,indoglobenews.co.id

Acara Siantar Ramadhan Fair yang akan dilaksanakan di jalan adam malik kota pematangsiantar menjadi polemik dikalangan masyarakat siantar yang dapat dilihat dari beberapa pemberitaan media atas penolakan acara tersebut dibuat dengan menutup jalan protokol adam malik .Dan banyak juga kalangan masyarakat yang menolak bahkan yang setuju acara tersebut dibuat dijalan raya seperti yang beredar di media sosial atau facebook.

Dari banyaknya penolakan yg dilakukan masyarakat siantar seharusnya Walikota pematangsiantar H.Hefriansyah noor dan Kapolres pematangsiantar AKBP Heribertus Ompusunggu harus bisa memberikan solusi terkait acara tersebut mengingat kota pematangsiantar adalah kota toleransi.

Terkait pernyataan Humas Siantar Ramadhan Fair 2019 yang memaparkan di beberapa media tentang penutupan jalan diperkenankan peraturan Perundang-Undangan. Dalam hal ini, diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas.

Baca Juga .....  Hadi Maulana Memberi Terobosan Baru Bagi Konsumen Suzuki

Pada bagian kelima paragraf pertama di UU itu, mengatur tentang penggunaan jalan selain untuk kegiatan lalu lintas yang diperbolehkan. Dimana, pada Pasal 127 Ayat 3 disebutkan tentang Pengaturan penggunaan jalan kabupaten atau kota selain untuk kegiatan lalu lintas.
“Pasal 127 Ayat 2 menyatakan, penggunaan jalan kabupaten, kota, dan jalan desa, sebagaimana dimaksud pada ayat satu dapat diizinkan untuk kepentingan umum yang bersifat nasional, daerah, dan atau kepentingan pribadi. 
Salah seorang praktisi hukum Willy Sidauruh.SH mengatakan pernyataan Humas Siantar Ramadhan Fair tersebut terkait masalah undang undang yang mengatur memang benar ,tetapi tidak pantas Humas tersebut bercerita tentang undang undang karena dia(Humas) tersebut bukan orang Hukum dikarenakan dia tidak orang hukum makanya dia tidak tau mengkaji artinya undang undang tersebut.


Seperti yang tercantum dalam Pasal 127 Ayat 2 menyatakan, penggunaan jalan kabupaten, kota, dan jalan desa, sebagaimana dimaksud pada ayat 1( satu )dapat diizinkan untuk kepentingan umum  seperti acara olah raga, keagamaan tetapi tidak boleh acara tersebut dikomersilkan atau acara tersebut tidak boleh untuk mencari keuntungan pribadi atau golongan,dan bersifat nasional seperti upacara , kalau daerah seperti acara Hut kota, dan atau kepentingan pribadi seperti acara kematian.

Baca Juga .....  Saleh Hidayat SH Ketua LBH Damar Keadilan Rakyat : Pembangunan Puskesmas Limbangan Sukabumi Harus Dihentikan Sebelum Mengantongi AMDAL .


Dan apabila acara tersebut seperti dikatakan oleh Humas Siantar Ramadhan Feir bahwa acara tersebut tidak dikomersilkan seharusnya yang mengisi stand stand tersebut harus gratis dan tidak dikutip biaya karna itulah yang membuktikan bahwa acara tersebut tidak dikomersilkan,dan juga yang mengisi stand tersebut harus masyarakat siantar tidak boleh dari luar siantar dikarenakan ini adalah acara masyarakat siantar.
Willy sidauruk.SH juga mengatakan terkait Peraturan Kapolri Nomor 10 Tahun 2012. Dimana, untuk kategori jalan kabupaten atau kota, izin penggunaan jalan diberikan oleh Kapolres atau Kapolresta.dan seperti pada pasal 17 ayat 3 yang berbunyi Permohonan sebagaimana yang dimaksud pada ayat 2 diajukan paling lambat 7 (tujuh) hari kerja sebelum waktu pelaksanaan dengan melampirkan salah satu surat rekomendasi dari pemerintah kota pematangsiantar.
Willy sidauruk.SH menantang pihak pelaksana acara tersebut harus menunjukkan surat rekomendasi dari pemerintah kota pematangsiantar,dan apabila surat rekomendasi  tidak ada ,dan  apabila nantinya terdapat orang dari luar siantar yang menempati stand tersebut dan terbukti stand tersebut dibayar maka willy sidauruk.SH akan menggugat pihak IO siantar Ramadhan Fair dan instansi lainnya.

Baca Juga .....  Begini Himbauan Walikota Bogor Kepada Masyarakat Kota Bogor


Harapan willy sidauruk.SH meminta Walikota dan Kapolres Pematangsiantar untuk mengevaluasi ulang terkait  acara Siantar Ramadhan Fair tersebut agar tidak menjadi pro dan kontra terhadap masyarakat pematangsiantar.(Fn)

Komentar

News Feed