oleh

DPR Desak Jokowi Transparan Tujuan Ratusan WN China Masuk RI saat Larangan Mudik

-Nasional-22 views

Jakarta-Indoglobe News

Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher menyoroti masuknya WN China ke Indonesia di tengah kebijakan larangan mudik bagi masyarakat. Dia menilai hal tersebut sebagai tindakan kurang peka pemerintah yang dapat mengundang pertanyaan publik.

banner 970x90

“Tentu saja masyarakat akan bertanya-tanya, kenapa WN China dibiarkan masuk ke Indonesia, padahal masyarakat dilarang mudik dan dilakukan banyak penyekatan. Jangan sampai publik menilai pemerintah inkonsisten dalam kebijakan pengendalian Covid-19,” katanya Minggu (9/5).

Dia pun meminta pemerintah agar menjelaskan tujuan datangnya WN China tersebut dengan gamblang dan apa adanya. Sehingga masyarakat tahu tujuan para WN ke Indonesia bukanlah untuk wisata.

Baca Juga  Perempuan Gabung Kawanan Garong, Gasak 13 Mobil Rental di Kelapa Gading

“Agar isu ini tidak menjadi bola liar, pemerintah harus gamblang menjelaskan ke publik alasan dan tujuan mereka masuk Indonesia,” ungkapnya.

“Masyarakat sedang sensitif dan resah karena pelarangan mudik lebaran yang merupakan tradisi tahunan, apalagi tahun sebelumnya juga sudah terjadi pelarangan mudik. Pemerintah seharusnya peka. Masyarakat dilarang mudik, tapi WN China bisa masuk ke Indonesia. Bagaimana masyarakat bisa menerima fakta ketidakadilan ini,” tambahnya.

Netty juga mengingatkan pemerintah tentang bahaya lonjakan kasus yang masih mengintai. Terlebih kata dia varian baru Covid-19 juga sudah terkonfirmasi ada di Indonesia. Oleh karena itu, Netty meminta pemerintah melakukan pengetatan proses masuknya WNA ke Indonesia.

“Jika tidak ingin menuai badai, pemerintah harus waspada. Prokes terhadap WNA yang masuk ke Indonesia harus dilakukan dengan sangat ketat,” bebernya.

Baca Juga  Tingkatkan Kinerja, Polres Melawi Gelar Anev Bulanan

Dia pun meminta tidak ada lagi mafia karantina dan alat rapid tes bekas. Sehingga hal tersebut buat malu Indonesia di mata internasional. “Orang luar bisa saja berpikir kalau ada uang, semua peraturan di Indonesia bisa dikompromikan,” katanya.(dd). Editor (Idat).

banner 970x90

Komentar

News Feed