oleh

Anton Charliyan Bersama 80 Komunitas di Jawa Barat Apresiasi Tinggi Kepada TNI dan Pangdam Jaya Atas Pembersihan Baliho HRS

-Tokoh-48 views

Dua jempol pembersihan Baliho utk TNI & Pangdam jaya, tapi yg terpenting Bersihkan tokoh dan Jaringanya sampai ke akar-akarnya.

Kami besama comunitas Ormas , Lsm , Paguyuban Budaya. Akademisi , forum silaturahmi Santri yang Cinta NKRI lebih dari 80 elemen di jawa barat dan seluruh Nusantara, Menyampaikan Apresiasi yang setinggi-setingginya atas pembersihan Baligo HR yang tergelar disetiap wilayah, ( yg pada kenyataanya lebih mengarah pada Kultus Individu ) yg tidak sesuai dengan Aqidah Islam.

banner 970x90

Makanya wujud kecintaan kepada Rosulullohpun tidak boleh bahkan diharamkan ada photo dan Gambar. Karena memang, dizaman sekarang ini yg banyak memajang foto dan gambar itu , hanyalah para aktor-aktor Politik yg ingin lebih dikenal oleh masyarakat, agar nanti nya terpilih jadi Pimpinan mulai dari lurah sd Presiden atau sbg anggota Parlemen.

Apakah pemasangan foto-foto HR saat ini juga sebagai persiapan awal ke arah itu ? karena kalau syiar islam itu, ajaranyalah yg disosialisaikan bukan malah orangnya yg disosialisasikan.

Baca Juga  Selamat dan Sukses Atas Pelantikan Bapak Yayat Sumirat SH, Sebagai Anggota DPRD Kab Bandung periode 2019 - 2024 ( Partai PDI-P ). Semoga Amanah.

Ada apa ini sesungguhnya? hal ini mengindikasikan bahwa ini adalah Glgerakan politik bukan gerakan agama, atau lebih kongkritnya lagi gerakan olitik yg menjual agama. seperti gerakan2 yg sudah terjadi di Timur tengah yg dilakukan HTI. ISIS. Ikhwanul Muslimin. Al Qaeda.Jamaah Islamiah dan lainnya.

Yang sudah nyata tercatat dalam sejarah kemanusiaan menghancurkan negara-negara di timur tengah. Bukan malah mensejahtrakan. Dimana sebelumnya dengan dalih konsep Agamis berbentuk Syariah atau Khilafah merupakan cara solusi utk Mensejahtrakan Manusia dan Negara.

Pada Kenyaataanya semua Negara yg terbius oleh konsep tersebut, akhirnya luluh lantak hancur lebur meninggalkan Kehancuran dan Penderitaan yg sangat Panjang . Sebagaimana dialami oleh. Syiria. Afganistan , Libya dan Iraq.

Kita belajar sejarah tapi kadang tidak mau belajar dari Sejarah. Padahal Al Quran dan kitab-kitab Samawi lainya, isinya 70% sejarah.Artinya belajarlah dari sejarah agar manusia bisa bercermin Tidak mengulangi lagi Peristiwa-peristiwa kelam yg telah dialami oleh para pendahulu sebelumnya. Lalu jika demikian maukah kita sbg bangsa Indonesia ikut2an menderita seperti mereka yg di Syiria atau Afganistan ? yg sebelumnya juga sama diiming-imingi dengan jualan Agama Negara Syariah dan Khilafah sbg solusi kesejahtraan dunia maupun Akhirat Utk itu Sudahlah . Cukup Syiria dan Afganistan saja.

Baca Juga  ANTON CHARLIYAN : Mengacu Keberhasilan Negara Lain Perangi Covid 19 Yaitu : Disiplin Bersatu Fokus Hilangkan Perbedaan Perbedaan

Jangan lagi kita tergelincir pd hal yg sama. Jangan mau kita dibodohi2 dg kedok2 Agamis, padahal sesungguhnya adalah, syahwat politik keinginan untuk berkuasa dan merebut negara semata dg Menghalalkan segala cara, Bercermin dari facta sejarah diaatas yg sesungguhnya sudah kita ketahui bersama.

Maka agar Negara kita terhindar dari hal tersebut . Kita semua ikut Mengingatkan. Rasanya Tidak cukup dg hanya bersih-bersih menurunkan Baliho saja.

satu-satunya cara yg paling tepat. Negara harus mampu bersikap Super Tegas , segera Bersihkan Orang-orangnya dan Jaringannya sd Ke akar2nya. Melalui satu sistem Operasi Khusus dengan membentuk Satgasus tersendiri.Yang anggotanya bisa Gabungan TNI Polri. Pemerintah Akademisi dan Kalangan Agamis yg Nasionalis.Tanpa adanya pembersihan Jaringan dan Orang-orangnya apa yg sudah kita lakukan dg sangat baik ini sama saja dengan Bohong. Karena belum bisa dijamin hal tersebut tidak terulang kembali, Negara bisa dianggap tidak Serius dan Setengah hati dalam menyelesaikan masalah ini.

Baca Juga  Tokoh Budaya Sunda Abah Anton "Ingatkan Bung Saidi Jangan Sakiti Masyrakat Sunda.

Yang berkaitan erat dengan masalah Radikal dan intoleran, Bahkan Terkesan Negara Takut. Apakah kenyataanya demikian? Saya Yakin 100%, Negara selau Hadir dan tidak Pernah Takut dg Siapapun.

Namun utk Pembuktianya Kita lihat Actionya di lapangan. Semua Rakyat yg cinta NKRI, Saat ini sedang menunggu dg harap-harap cemas Tindakan Tegas Negara thd mereka semua. Bravo Presiden, Bravo TNI – Bravo Polri Selamat Berjuang.(red)

Tetap gunakan protokol kesehatan

Jangan lupa pake masker bila keluar rumah cuci tangan jaga jarak agar tidak terkena virus Covid 19 : PESAN INI DISAMPAIKAN OLEH PT INDOGLOBE MEDIA PERSADA

banner 970x90

Komentar

News Feed