oleh

Polisi Bakal Jerat Pengguna Jasa Artis CA Dengan Pidana Perzinahan Jika Ada Laporan

-Polri-86 views

Jakarta-Indoglobe News

banner 970x90

Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya membongkar praktik prostitusi menyeret salah satu artis sinetron berinisial CA (23). Polisi menetapkan CA sebagai tersangka bersama tiga muncikari berinisial KK (24), R (25) dan UA (26).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, pelanggan artis CA bisa dijerat pasal 284 KUHP tentang tindak pidana perzinahan. Zulpan menyebut perbuatan perzinahan termasuk delik aduan sehingga hanya dapat diusut jika ada laporan dari istri atau suami sah.

“Nah iya kalau dari istrinya ada (laporan)” Kata Zulpan kepada wartawan, Selasa (4/1).

Baca Juga  Kunjungan ke obyek wisata Ciletuh dan Pelabuhanratu Sukabumi di batasi 50 Persen

Polisi sebelumnya menangkap artis CA bersama pelanggan di sebuah hotel mewah kawasan Jakarta Pusat pada Rabu (29/12). Saat digerebek, keduanya dalam keadaan tanpa busana di kamar hotel.

“Iya (digerebek) kan berdua dia, sudah tidak menggunakan pakaian” Kata Zulpan kepada wartawan, Selasa (4/1).

Kasus ini terbongkar berkat adanya laporan masyarakat terkait adanya praktik portitusi yang terjadi di beberapa hotel antara lain kawasan Jakarta. Penyidik Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya kemudian melakukan patroli di dunia maya.

Dari informasi itu didapatkan adanya salah satu artis yang akan bertemu dengan pelanggan di hotel kawasan Jakarta Pusat. Dalam kasus ini polisi telah menetapkan empat tersangka. Mereka adalah artis CA dan tiga muncikari berinisial KK (24), R (25) dan UA (26).

Baca Juga  Empat Pejabat Polres Sekadau Rotasi Jabatan

Atas perbuatannya, penyidik mempersangkakan para tersangka dengan Pasal berlapis. Pasal 27 ayat 1 junto pasal 45 ayat 1 UU no 19 tahun 2016 Tentang perubahan atas Undang-Undang No 11 tahun 2008 Tentang ITE dengan pidana 6 tahun penjara.

Kemudian, Pasal 2 ayat 1 nomor 21 Tahun 2017 Tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang dengan pidana paling singkat 3 tahun paling lama 15 tahun. Selanjutnya, Pasal 506 KUHP dengan pidana kurungan paling lama 1 tahun. Serta Pasal 296 KUHP dengan pidana paling lama 1 tahun.(dd)

banner 970x90

Komentar

News Feed