oleh

Kota Pontianak Zona Oranye, Gubernur Sutarmidji: Sekolah Tetap Buka

Pontianak-Indoglobe News

Proses belajar mengajar tatap muka di Pontianak kembali digelar, Pemprov Kalbar sebelumnya mengizinkan pembukaan sekolah tatap muka pada daerah yang berada di zona kuning dan hijau.

Baru dua hari proses belajar tatap muka digelar, Kota Pontianak masuk kategori zona oranye corona atau tingkat risiko sedang.
Menurut data dari Bersatu Lawan Covid (BLC) pada 21 Februari 2021, 10 Kabupaten Kota yang masuk dalam zona oranye. Namun dengan hal itu, Gubernur Kalbar, mengungkapkan agar sekolah tatap muka tetap berjalan hingga satu minggu kedepan.

“Untuk satu minggu ini masih (buka). Kita lihat sampai minggu depan, daerah yang minggu depan masih zona oranye, diharapkan berhenti, jangan sekolah dulu,” jelas Midji, Selasa, 23 Februari 2021.

Baca Juga  Sat Lantas Polres Sekadau Berikan Pengaturan Jalan dan Sampaikan Protokol Kesehatan.

Midji juga mengimbau kepada pihak sekolah untuk dapat memantau siswanya dapat menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak.

Sementara itu, Midji juga mengatakan hingga saat ini tenaga pengajar, atau guru sedang dilakukan pemeriksaan swab PCR, dan murid dilakukan pemeriksaan rapid test Antigen secara acak.

“Jadi guru itu sedang dilakukan pemeriksaan swab PCR, kalau murid rapid test Antigen, kalau ada yang positif sekolahnya akan ditutup,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson mengungkapkan, 10 wilayah Kabupaten Kota yang masuk zona oranye di Kalbar.

10 wilayah tersebut di antaranya adalah Kota Pontianak, Singkawang, Kabupaten Sekadau, Kubu Raya, Sintang, Landak, Sanggau, Kapuas Hulu, Melawi, dan Kayong Utara.

Baca Juga  HADIRI RAPAT EVALUASI GUGUS TUGAS COVID-19, WAKAPOLRES MELAWI SIAP EDUKASI WARGA HADAPI “NEW NORMAL

Sedangkan 4 wilayah lain yang masuk dalam zona kuning di antaranya adalah Kabupaten Bengkayang, Mempawah, Sambas, dan Ketapang.(dd)

Komentar

News Feed