oleh

SUMUT WATCH Gugat Dirut PLN Rp 2.3 Milyar

-Ekonomi-162 views

Pematangsiantar,indoglobenews.

Ketua Sumut Wacth, Daulat Sihombing, SH, MH gugat Direktur Utama (Dirut) PT.PLN (Persero) cq. General Manager PT. PLN (Persero) UIWS (Unit Induk Wilayah Sumut), Cq. Manager PT. PLN (Persero) UP3 (Unit Pelaksa Pelayanan Pelanggan) Pematangsiantar.

Gugatan diserahkan di Pengadilan Negeri  (PN) Pematangsiantar atas dugaan kerugian klientnya PT. Jaya Nuhgra Pratama dengan Register Perkara No.60/Pdt.G/2019/PM. Pms, tertanggal 26 Juni 2019, karena perusahaan milik negara itu wanprestasi atau ingkar janji.

Dalam gugatannya Sumut Watch menuntut agar PLN membayar ganti kerugian total sebesar Rp. 2.396.340.000.00, meliputi kerugian materil sebesar Rp. 396.340.000.00 (pembulatan) yakni kewajiban belum dibayar sebesar Rp. 185.340.000.00, ditambah bunga 6% x 185.340.000.00 = Rp. 11.000.000.00, (pembulatan), ditambah biaya pengurusan perkara sebesar Rp. 200.000.000.- (Dua ratus juta rupiah) = Rp. 396.340.000.00, dan kerugian immaterial yakni kompensasi waktu, pikiran, harga diri atau nama baik, dan lain – lain yang tidak dapat diukur secara materil akan tetapi diperhitungkan sebesar Rp. 2.000.000.000.00 (Dua miliar rupiah)

Baca Juga .....  GEBYAR PROMO AKHIR TAHUN SUDAH DIMULAI… JANGAN LEWATKAN PAKET UANG MUKA RINGAN DAN ANGSURAN TERJANGKAU…

Proyek TUSBUNG

Daulat Sihombing, SH, MH yang juga Ketua Sumut Watch dalam siaran pers tertanggal 02 Juli 2019, menerangkan bahwa PT. Jaya Nuhgra Pratama, merupakan perusahaan pelayanan barang dan jasa, sesuai Akte Pendirian No. 05, tanggal 03 Februari 2017 yang dibuat Notaris Dharma Serpin Purba, SH, dan disahkan dengan Keputusan Menkumham RI Nomor AHU-0006564.AH.01.01 TAHUN 2017, dimana Direktur Utama dijabat oleh Ngatidjan Thoha sedang Direktur Pelaksana dijabat Sahat Silitonga, SE.

Dalam rentang waktu 2017 sampai 2018, kliennya PT. Jaya Nuhgra Pratama selaku rekanan atau vendor telah bekerjasama dengan Manager PT. PLN (Persero) UP3 Pematangsiantar selaku Supplier, untuk pengerjaan proyek Pemutusan dan Penyambungan (TUSBUNG) Aliran Tenaga Listrik Bagi Pelanggan Yang Menunggak Lebih Dari 3 Bulan Wilayah Kerja PT. PLN (Persero) UP3 Pematangsiantar.

Baca Juga .....  Dua Kecamatan Warga Pedalaman Kabupaten Seruyan Memilih Belanja Di Nanga Pinuh

Kerjasama pertama, proyek TUSBUNG dengan Surat Perintah Kerja (SPK) Nomor: 399.SPK/HKM.00.01/PMS/2017, tanggal 07 Agustus 2017, Rayon Siantar Kota, Kode VI-03, volume 4.000 pelanggan, harga satuan Rp. 30.000/ pelanggan, nilai proyek Rp. 127.855.200.-, waktu pelaksanaan 07 Agustus 2017 s/d 02 Oktober 2017. Kedua, proyek TUSBUNG dengan Surat Perintah Kerja (SPK) Nomor: 430. SPK/HKM.00.01/PMS/2017, tanggal 28 Agustus 2017, Rayon Siantar Kota, Kode VI-01, volume 27.510 pelanggan, harga satuan Rp. 8.250/ pelanggan, nilai proyek Rp. 249.653.250.- waktu pelaksanaan 28 Agustus 2017 s/d 30 September 2017.

Terkait SPK Nomor : 399. SPK/HKM.00.01/PMS/2017, Rayon Siantar Kota, Kode VI-03, dan SPK Nomor : 430. SPK/HKM.00.01/PMS/2017, Rayon Siantar Kota, Kode VI-01, Menejer PT. PLN (Persero) UP3 Pematangsiantar beberapa kali telah melakukan amandemen perjanjian kerja yang secara kuantitas meningkatkan volume dan nilai proyek.

Baca Juga .....  GEBYAR PROMO AKHIR TAHUN SUDAH DIMULAI… JANGAN LEWATKAN PAKET UANG MUKA RINGAN DAN ANGSURAN TERJANGKAU…

Gugatan Wanprestasi

“Pasca kedua SPK proyek TUSBUNG dilaporkan telah rampung dan tuntas 100%, lalu PT. Jaya Nuhgra Pratama pun mengajukan permohonan pembayaran dengan total tagihan sebesar Rp. 795.617.821.00, namun Menejer PLN UP3 Pematangsiantar, hanya merealisasi pembayaran sebesar Rp. 610.243.783.00, sehingga kekurangan sebesar Rp.185.340.083.-“ jelasnya.

“Beberapa kali kuasa hukum dan/ atau managemen PT. Jaya Nuhgra Pratama, baik secara lisan maupun tulisan bahkan dengan SOMASI telah meminta Sdr. Muhammad Bobby MS, Asisten Manager PLN UP3 Pematangsiantar ketika itu, dan Manager Area Pematangsiantar, Sdr. Joy Mart Soaduon Sihaloho, agar menyelesaikan perkara ini secara damai. Namun tidak mendapatkan penyelesaian yang konkrit, sehingga PT. Jaya Nuhgra Pratama, terpaksa mengajukan gugatan wanprestasi atau ingkar janji ini ke Pengadilan Negeri Pematangsiantar” tutup Daulat.(Fn)

Komentar

News Feed