oleh

Tri Adhianto Jadi Plt Wali Kota Bekasi, Ridwan Kamil Beri Arahan Khusus

-Nasional-90 views

Bekasi-Indoglobe News

banner 970x90

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyerahkan surat pengangkatan Tri Adhianto sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi. Ia meminta kinerja pegawai di Pemerintah Kota Bekasi dan pelayanan masyarakat tidak terganggu dengan masalah korupsi yang tengah ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Tri Adhianto yang menjabat sebagai Wakil Wali Kota resmi menjadi Plt Wali Kota Bekasi setelah semua persyaratan dan dokumen rampung. Dia memegang jabatan itu setelah Wali Kota Bekasi Rahman Effendi diamankan KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT), Rabu (5/1) siang.

Ridwan Kamil menjelaskan bahwa penyerahan surat pengangkatan merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang tak ingin ada kekosongan jabatan terlalu lama.

Baca Juga  Semarakkan Harbolnas, Airlangga Minta Sri Mulyani Cairkan THR PNS H-10 Lebaran

“Hari ini Pak Wakil dipanggil ke Bandung karena kami tadi menyerahkan surat pengangkatan beliau sebagai Plt Wali Kota Bekasi. Dengan surat itu maka beliau bisa melakukan pelayanan publik, menandatangani dokumen, hal yang bersifat hukum karena tidak boleh ada kekosongan (jabatan),” ucap Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Jumat (7/1).

Pria yang akrab disapa Emil ini mengimbau semua pihak untuk menghargai proses hukum yang sedang dihadapi Rahmat Effendi. Langkah berikutnya, ia juga akan memberi pengarahan kepada pejabat di Pemkot Bekasi.

“ASN Kota Bekasi untuk segera melakukan evaluasi kalau masih merasakan ada praktik yang melanggar etika hukum segera konsolidasi untuk diperbaiki. Awal minggu depan saya akan ke Kota Bekasi memberikan arahan kepada eselon II dan III di Kota Bekasi membahas respons dan melanjutkan arah pembangunan sambil menguatkan bahwa kepemimpinan tidak boleh terkendala,” ucap dia.

Baca Juga  Kepala KSP Moeldoko sebut Pemecatan 51 Pegawai Kewenangan KPK

Ridwan Kamil meminta Tri Adhianto bisa mengambil pelajaran dari peristiwa yang dihadapi Rahmat Effendi. Amanat yang saat ini diemban harus berdampak baik kepada masyarakat di sisa masa jabatan kurang lebih 2 tahun lagi.

Dia harus segera berbenah. Proses adaptasi tidak boleh terlalu lama sehingga konsolidasi agar pemerintahan bisa berjalan baik.

“Yang buruknya tidak boleh diulang, jangan diulang, karena mencederai masyarakat. Tetap rendah hati, sabar, mungkin ada dinamika yang orang masih bingung atau menerka-nerka seperti apa ya dilayani diberi kesabaran saja. Cepat berbenah karena sisa jabatan tinggal 1,5-2 tahun,” jelas dia.

Sementara itu, Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengakui banyak pekerjaan rumah berkaitan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan janji politik yang harus diselesaikan. Dia mengakui permasalahan korupsi membuat kinerja sempat terhambat.

Baca Juga  Nadiem Pastikan Asesmen Nasional Bakal Digelar dengan Prokes Ketat

“Saya hari ini mendapat arahan, bimbingan dan langkah strategis yang harus saya lakukan dalam rangka terus melanjutkan pembangunan. Jadi harus ada langkah progresif dan itu sudah disampaikan Pak Gubernur,” terang dia.

“Diperlukan adalah konsolidasi dan tentu kita menunggu arahan secara umum yang dilakukan Pak Gub pada minggu depan. Kita nanti akan memiliki gerak langkah yang sama untuk kemudian kita bisa menyelesaikan persoalan termasuk masalah psikologis yang hari ini melingkupi masyarakat dan aparatur yang ada di lingkungan Pemkot Bekasi,” pungkasnya.(dd)

banner 970x90

Komentar

News Feed