oleh

Tinjau Bansos Pemprov Jateng, Ketua Komisi D : “Jangan Sampai Ada Dana Bansos Dipungut”

Editor : Moh Wahyu Hamijaya | Sumber : Media Informasi DPRD Prov. Jateng

KENDAL – IndoGlobeNews.co.id
Dalam melaksanakan fungsi dan tugas, Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jateng melakukan kunjungan dan tinjauan Bansos pemasangan sambungan listrik bagi warga kurang mampu bersama satuan OPD Dinas ESDM Jateng wilayah Semarang – Demak, Kamis (10/12).

banner 970x90

Komisi D berharap program bantuan sosial (bansos) pemasangan sambungan listrik bagi warga kurang mampu bisa terselesaikan secara menyeluruh di seluruh Jateng. Dengan demikian warga kurang mampu bisa menikmati aliran listrik untuk kebutuhan rumah tangga.

Ketua Komisi D DPRD Jateng Dr Alwin Basri dari Fraksi PDI – P mengatakan bansos tersebut tentunya bisa membantu warga yang masih menyambung listrik di sambungan sekitar rumah karena belum mampu memiliki sambungan listrik pribadi.

Baca Juga  Program PTSL Desa Karangasem Tahun 2020 ada 85 Bidang yang Belum Jadi.
Ketua Komisi D DPRD Jateng, Alwin Basri meninjau penyaluran Bansos dari Provinsi Jawa Tengah.

“Kami ke sini melihat program Dinas ESDM tahun anggaran 2020 soal bansos sambungan listrik atau listrik murah. Dengan bansos pemasangan listrik rumah ini warga bisa terbantu, khususnya mereka yang selama ini mengandalkan listrik dari sambungan rumah sekitar,” kata Alwin saat memimpin rombongan kunjungan di Desa Meteseh, Kecamatan Boja, Kendal.

Dia turut menegaskan pemasangan tersebut tanpa pemungutan biaya alias gratis.“Jangan sampai ada dana Bansos ini yang dipungut dari warga kurang mampu dalam pemasangan,” pinta Alwin

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Cabang Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jateng Wilayah Semarang-Demak Puji Suprayitno didampingi Kasi Energi M Taufiq menyampaikan bahwa Komisi D sudah meninjau beberapa rumah yang dipasang instalasi listrik seperti rumah milik Mbah Wagiyem. Warga mengaku sangat terbantukan dengan pemasangan instalasi listrik tersebut.

Baca Juga  Pengembang Tidak Aktif, Pemkot Semarang Minta Fasum dan Fasos Ikut Musrembang

Disebutkan juga kurang lebih 177 unit tiap rumah yang masuk pendataan pemasangan instalasi mendapatkan paket pemasangan daya 450 kVa ditambah pulsa Rp 20 ribu, dua lampu, satu sakelar, satu stopkontak.

“Di Kecamatan Boja ada 21 unit pemasangan sambungan rumah (SR), Cepiring (12 unit SR), Rowosari (21 unit SR), Patebon (5 unit SR), Brangsong (29 unit SR), Kaliwungu Selatan (6 unit SR), Singorojo (64 unit SR), Limbangan (19 unit SR),” terang Puji. (*)

banner 970x90

Komentar

News Feed