oleh

Rangkap 3 jabatan?????? Ada Apa Dengan Walikota Pematangsiantar Dengan Zainal Siahaan

-Lintas Sumut-6.903 views

Pematangsiantar,indoglobenews.co.id

Pemerintahan kota pematangsiantar yang dipimpin seorang walikota Hefriansyah banyak menjadi perbincangan di kalangan masyarakat siantar antara lain seperti adanya salah seorang penjabat pemerintahan yang merangkap jabatan sampai tiga jabatan. Seperti diketahui bahwa zainal siahaan sudah menjabat sebagai Plt Badan kepegawaian Daerah pematangsiantar dan juga sebagai asisten 3 pemerintah kota pematangsiantar dan yang terahir diangkat sebagai Dewan pengawas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtauli  kota pematangsiantar.

Terkait adanya dipemerintahan kota Pematangsiantar yang menduduki tiga jabatan menjadi sorotan salah seorang ketua DPP Lembaga swadaya masyarakat (LSM) macan Habonaran jansen napitu.Jansen napitu mengatakan terkait Peraturan dari mentri dalam negeri dan menpan itu tidak boleh dibuat rangkap jabatan ,apabila ada  rangkap jabatan berarti ada peluang korupsi . Dan apabila rangkap jabatan itu dipertahankan bahwa ada unsur unsur KKN sesuai dengan undang undang no 28 tahun 1999 dan Undang undang no 31tahun 1999 pengganti undang undang no 20 tahun 2001.

Baca Juga .....  Sebanyak 210 Rumah Tak Layak Huni di kecamatan Air joman verifikasi

Menurut jansen napitu apakah tidak ada lagi orang orang yang berpotensi  ASN dikota pematangsiantar ini sehingga zainal siahaan sampai merangkap 3 jabatan di pemerintahan kota pematangsianta. Dan menurut jansen napitu ada unsur dari tindak pidana korupsi sesuai dengan undang undang no 28 tahun 1999 tentang korupsi kolusi dan nepotisme (KKN).jadi harus walikota harus mempertanggung jawabkan atas terkait membuat seorang Zainal siahaan yang merangkap jabatan dan dimintak walikota harus mencabut jabatan zainal siahaan,apabila walikota tidak segera mencabut kemungkinan besar akan di PTUN kan.

Seperti yang dilihat baru baru ini sudah 2 kali pemerintah kota pematangsiantar melakukan pelantikan dan sudah dua kali zainal siahan melakukan kesalahan antara lain seperti sekertaris dikjar yang non eselon atau dari kepala sekolah diangkat menjadi sekertaris pendidikan.Dan menurut amatan jansen napitu bahwa walikota sesuka hati membuat kebijakan dalam pemerintahannya.

Baca Juga .....  Tim Dewan Pertimbangan Presiden Kunjungan Kerja ke Kab.Toba Samosir

Dan kesalahan kedua seperti yang ada dinas capil (catatan sipil )yang dipindahkan dan dikembalikan lagi ke dinas capil dalam waktu beberapa hari.Berarti dia (Zainal siahaan)tidak mengerti peraturan dan perundang undangan yg berlaku.

Ada apa antara zainal siahaan dengan walikota Pematangsiantar

Terkait dengan dijadikannya zainal siahaan sebagai Badan pengawas PDAM tirtauli tidak tepat dan seharusnya yang menjadi seorang pengawas di PDAM itu adalah orang orang yang benar benar tau teknik tentang PDAM,dan bagai mana nanti dia tau tentang PDAM sedangkan dia bukan jurusan itu bahkan salah jurusan ucapnya(Fn)

Komentar

News Feed