oleh

Polisi Tetapkan Mantan Camat Sawangan Tersangka Mafia Tanah

-Nasional-53 views

Jakarta-Indoglobe News

Polisi menyebut jika kasus pemalsuan surat penyerahan hak tanah, terjadi saat Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Eko Herwiyanto selaku tersangka masih menjabat sebagai Camat Sawangan.

banner 970x90

“Di mana saudara EH saat itu jabatannya adalah Camat Sawangan” Ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Jumat (7/1).

Ramadhan mengatakan, Eko turut membantu dalam pengurusan surat tanah itu, bekerja sama dengan dua tersangka lainnya, berinisial H dan NA.

“Bahwa dugaan pemalsuan surat pernyataan pelepasan hak untuk kepentingan swasta ini dibuat oleh saudara H dan saudara NA yang dibantu oleh saudara EH” Katanya.

Baca Juga  Pos Polisi di Jatijajar Depok Amblas, Polantas Sempat Terjebak

Kemudian, surat yang telah dipalsukan tersebut digunakan oleh tersangka Burhanudin Abu Bakar sebagai dokumen lampiran. Kala itu, Burhanudin mengajukan permohonan penyerahan sebidang tanah kepada Pemerintah Kota (Pemkot Depok) yang diperuntukan tempat pemakaman.

“Surat pernyataan pelepasan hak yang diduga palsu atau yang dipalsukan tersebut telah digunakan oleh tersangka atas nama BUR, sebagai dokumen yang dilampirkan dalam permohonan sebidang tanah milik saudara Emak Sajiri, kepada Pemerintah Kota Depok yang peruntukannya adalah untuk tempat pemakaman umum” Ungkapnya.

“Jadi dokumen yang diduga palsu tersebut digunakan sebagai lampiran untuk penerbitan IMB pada PT Abdi Luhur Kawulo Alit. Tentu ini untuk kepentingan tersangka BUR dan atas penyerahan tanah tersebut telah diproses dan diterima oleh Pemerintah Kota Depok” Sambung Ramadhan.

Baca Juga  Jokowi Mau RI Swasembada Garam di 2015, tetapi sampai 2021 Masih Impor

Terlepas dari hal itu, dalam tindak lanjut penanganan kasus mafia tanah, Ramadhan menyatakan bakal memeriksa para tersangka. Tetapi, tak dirinci perihal waktu pemeriksaan.

“Kemudian yang kedua, melakukan pemeriksaan terhadap tersangka, pemeriksaan tambahan dalam proses pemeriksaan” Kata Ramadhan

Sebelumnya, Bareskrim Polri menetapkan empat tersangka kasus mafia tanah di Sawangan, Depok. Dimana kasus ini terjadi sekitar 2018, dengan pelapor bernama Rudi Tringadi. Dalam kasus ini, tanah seluas 2.930 meter yang menjadi pokok perkara.

Setelah dilakukan penyusutan ditetapkan, dua diantaranya merupakan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Eko Herwiyanto dan anggota DPRD Kota Depok Nurdin Al Ardisoma.

Dalam kasus ini, para tersangka dipersangkakan dengan Pasal 263 KUHP, Pasal 266 KUHP, Pasal 378 KUHP, Pasal 372 KUHP juncto Pasal 55 KUHP juncto Pasal 56 KUHP.(dd)

banner 970x90

Komentar

News Feed