oleh

Perpres Nomor 114 Tahun 2021, “Angin Segar” Reformasi Birokrasi di Indonesia

-Nasional-2.077 views

■   Jurnalis | Koresponden : Wahyu Hamijaya

INDOGLOBENEWS, SEMARANG – Posisi Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 114 tahun 2021 tentang Kementerian Dalam Negeri telah ditanda tangani Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi). Hal itu menjawab pemberitaan IndoGlobeNews sebelumnya dimana pengisian jabatan eselon II di wilayah Jawa Tengah menunggu rekomendasi KASN.

banner 970x90

Berdasarkan Pasal 2 ayat (5) Perpres tersebut tertulis, ruang lingkup bidang tugas Wakil Menteri antara lain, membantu menteri dalam perumusan dan/atau pelaksanaan kebijakan Kementerian. Kemudian, membantu Menteri dalam mengoordinasikan pencapaian kebijakan strategis lintas unit organisasi Jabatan Pimpinan Tinggi Madya atau Eselon I di lingkungan Kementerian.

Baca Juga  Kerahkan Kekuatan Terbaik, Kapolri Dirikan 2 Posko Evakuasi KRI Nanggala 402

“Kementerian Dalam Negeri mempunyai tugas menyelenggarakan urusan di bidang pemerintahan dalam negeri untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara,” Tulis Pasal 4, sesuai Perpres yang diterima Jurnalis IndoGlobeNews, Rabu Siang (5/1/2022)

Terpisah, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengatakan perihal peraturan presiden (perpres) di beberapa kementerian, dibenarkan ada jabatan wakil menteri (wamen). Akan tetapi, dijelaskan tidak semua jabatan wakil menteri perlu diisi.

Pemerintah berharap, lanjut Pratikno bahwa akan merancang organisasi yang bersifat dinamis. Dijelaskan kondisi saat ini hanya beberapa kementerian yang memiliki wakil menteri, karena dilihat berdasarkan kebutuhan.

“Dalam Perpres kelembagaan beberapa kementerian, memang ada posisi wakil menteri. Tetapi tidak semuanya diisi. Diisi sesuai kebutuhan,” jelas Mensesneg Pratikno kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu 1 Desember 2021.

Baca Juga  Sidang Memanas, Habib Rizieq Langsung Berdiri, Menyampaikan Kalimat dengan Nada Tinggi

Untuk diketahui, sudut pandang secara konteks. Perpres tersebut juga menjadi angin segar reformasi birokasi untuk jajaran kabinet Presiden Jokowi. Dimana menjadi progress, akselerasi dorongan tercapainya pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi salah satunya eselon II yang masih kosong di berbagai wilayah Indonesia.****

banner 970x90

Komentar

News Feed