oleh

Pengembangan Jaringan Distribusi dan Sambungan Rumah Sarana dan Prasarana Air Bersih di Desa Hatoguan Memprihatinkan dan Terkesan Asal Jadi

Samosir Indoglobe News – Proyek pengembangan jaringan distribusi dan sambungan rumah sarana dan prasarana air bersih Tombak Pangaribuan Desa Pardomuan Nauli Kecamatan Palipi Kabupaten Samosir yang di kerjakan oleh CV. Requel HFS yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Samosir tahun 2021 dengan nilai kontrak 2.516.315.000 Rupiah dengan nomor kontrak 690/03/KTR/PPK.2/APBD/DISPERA KPP/VIII/2021 sangat memprihatinkan karna jaringan untuk Desa Hatoguan putus total alias tidak berfungsi.

Proyek Pengembangan Air Bersih ini merupakan pengembangan yang sebelumnya program PAMSIMAS yang sudah mengaliri 3 desa yaitu Desa Pardomuan Nauli, Desa Palipi dan Desa Hatoguan namun belum seluruhnya masyarakat yang 3 desa tersebut menikmati jaringan ini.

banner 970x90

Masyarakat Desa Hatoguan 3 minggu terakhir setelah pekerjaan ini rampung sangat kecewa karena aliran air putus sehingga sangat kesulitan untuk mencari air bersih akibat jaringan yang sebelumnya dari Program PAMSIMAS sudah di pindah ke jaringan yang terbaru untuk uji fungsi. Namun setelah 1 hari uji fungsi pipa yang di pasang oleh CV. Requel HFS ini langsung pecah dan aliran air untuk Desa Hatoguan putus total. Masyarakat Desa Hatoguan sudah melaporkan hal ini ke pihak pekerja proyek dan sudah dilakukan perbaikan, namun 1 hari setelah di lakukan perbaikan langsung pecah lagi dan sampai saat ini tidak ada perbaikan.

Baca Juga  7 personil Poldasu ikut memperkuat Provinsi Sumut dalam PON XX Papua

Sebelum uji fungsi pekerjaan ini, team Indoglobenews menanyakan ke salah seorang pihak konsultan bermarga Sinaga yang saat itu ada dilapangan apakah pipa ini sanggup untuk menahan tekanan air? Dengan sangat yakin konsultan tersebut mengatakan pipanya sanggup. Dan ternyata setelah uji fungsi pipanya hanya sanggup 1 hari saja dan yang jadi korban tidak dapat air bersih adalah masyarakat Desa Hatoguan. Dalam hal ini masyarakat Desa Hatoguan sangat menyayangkan lambannya penanganan Dinas PeraKPP Kabupaten Samosir mengingat air adalah kebutuhan sehari hari.
(Marada Sihombing) (IGN-Samosir)

banner 970x90

Komentar

News Feed