oleh

Penerimaan Asli Daerah ( PAD ) Kota Medan Selalu Melenceng Akibat Tata Kelola APBD Yang Buruk.

MEDAN INDOGLOBENEWS

Realisasi Penerimaan Asli Daerah ( PAD ) Kota Medan beberapa tahun terakhir masih jauh dibawah target, kebocoran penerimaan dimana – mana menjadi indikasi raport merah tata kelola APBD Kota Medan dibawah kepemimpinan Bapak Dzulmi Eldin dan PLT Walikota Medan Bapak Akhyar Nasution.


Ketua Lembaga K.P.K Sumatera Utara ( Komando Pemberantasan Korupsi ) Donald Panggabean, SE mengatakan potensi penerimaan Pemko Medan masih sangat tinggi di segala sektor, tapi sangat disayangkan PAD Kota Medan tidak sampai 40% dari total penerimaan APBD. Jadi sangat wajar banyak masyarakat kecewa dengan kinerja Pemko Medan.


Dia mengatakan potensi potensi pendapatan dari sektor Retribusi Daerah, Retribusi IMB Pendapatan dari pos Retribusi parkir tepi jalan umum, penerimaan pajak daerah seperti PBB P2, BPHTB, pajak restoran, pajak reklame dan pajak parkir tetapi tidak maksimal akibat kebocoran penerimaan.

Baca Juga .....  Lurah Bane dan RT Meragukan Bangunan Penahan Air Sungai Yang di Duga Asal Jadi


Menurut Donald, beliau tidak merasa terkejut dengan dugaan kebocoran – kehocoran itu setelah adanya kasus OTT Walikota Medan Non-aktif yang melibatkan pejabat – pejabat eselon di Pemko Medan, khususnya dinas yang berkaitan dengan Penerimaan Asli Daerah ( PAD ). Entah secara kebetulan atau tidak kepala – kepala dinas yang ada di sektor itu yang memberikan gratifikasi menurut pasal 12 B UU No. 20 tahun 2001 paling besar kepada Walikota Medan Non-aktif Bapak Dzulmi Eldin yang sudah divonis 6 tahun penjara di Pengadilan Negeri Medan menerima suap Rp. 2,1 Milyar. Mereka memberikan dana sekitar 200 jutaan masing – masing Kepala Dinas.


Lembaga K.P.K juga memiliki beberapa hasil temuan dilapangan dan laporan aduan masyarakat terkait sektor penerimaan Retribusi ini. Salah satu contoh penerimaan pajak yang ada di wilayah UPT III Dinas Pendapatan Kota Medan yang meliputi 3 Kecamatan Medan Helvetia, Medan Petisah, dan Sunggal.

Baca Juga .....  Bupati Seruyan Bersama Keluarga Laksanakan Qurban Pada Hari Raya Idul Adha 1440 H

Kami memperoleh laporan masyarakat ada dugaan penyelewengan dana setoran pajak yang merugikan Negara lebih kurang Rp. 1 Milyar. Disitu silahkan kru Media Nasional Indoglobe News mengkonfirmasi kebenarannya kepada Kepala UPT III ataupun Kepala Dinas BP2RD. Kami nantinya akan meminta Inspektorat Kota Medan untuk melakukan pemeriksaan dan pengawasan sebelum kita tindak lanjuti ke Aparat Penegak Hukum.(TKN)

Komentar

News Feed