oleh

Pembelajaran Tatap Muka,Disdik Tak Berani Buka Sekolah,Ada Beberapa Guru Terpapar Covid-19

-Lintas Bogor-1.548 views

Pembelajaran Tatap Muka,Disdik Tak Berani Buka Sekolah,Ada Beberapa Guru Terpapar Covid-19

Bogor-Indoglobe News
Pembelajaran tatap muka di Kota Bogor,terancam belum bisa dibuka tahun depan.Pasalnya,pembukaan sekolah juga bergantung terhadap angka kasus penularan Covid-19 yang ada di Kota Bogor

banner 970x90

Selama ini,grafik penularan Covid-19 di Kota Bogor terus menanjak.Tak tanggung-tanggung,penularan tersebut sampai melanda Kantor Dinas Pendidikan (Disdik)Kota Bogor

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Fahrudin,menyebutkan Kantor Disdik sudah pernah ditutup,ada empat orang dikantornya yang terpapar,salah satunya meninggal

Selain itu,Fahrudin juga mendapatkan laporan,lebih dari lima guru di Kota Bogor juga dinyatakan positif Covid-19,Padahal pembelajaran di sekolah masih belum diuji cobakan.Dugaannya,penularan itu berasal dari keluarga guru-guru yang bekerja di luar dan menularkannya di rumah

Baca Juga  Mayat laki-laki di Temukan Warga di Sungai Cidurian Jasinga

Berbagai kenaikan kasus Covid-19 itu membuat Fahmi,sapaan akrab,mempertimbangkan pembukaan sekolah,Menurutnya,jika situasi saat ini terus berlanjut hingga tahun depan,pihaknya tak berani mengizinkan anak-anak berkeliaran di sekolah.Mereka khawatir pembukaan sekolah tatap muka justru menjadi klaster baru yang sulit dikendalikan

“Kalau situasinya seperti sekarang,saya rasa tidak akan diizinkan pembelajaran tatap muka,Risikonya terlalu tinggi,baik untuk siswa maupun guru.Memang seluruh jajaran Pemerintah Kota Bogor (Pemkot) sangat hati-hati dengan ini,Jadi harus kita turunkan dulu,karena sekarang kecenderungannya naik terus.Artinya harus ditingkatkan lagi kesadaran masyarakat dan pengendalian Covid-19,”Jelasnya kepada Indoglobe New,Selasa (23/12/2020)

Fahrudin pun mencontohkannya,beberapa negara maju yang telah lebih dulu membuka sekolahnya malah terpaksa menutupnya kembali.Pihaknya juga belajar dari kejadian-kejadian seperti itu,di level nasional pun
sekolah-sekolah yang mengadakan ujicoba tatap muka,bisa terkena penularan Covid-19

Baca Juga  OPS PPKM Check Point Polsek Cijeruk Tetap Dilaksanakan Walaupun Dihari Libur

Padahal,sejauh ini persiapan dari Disdik telah dilakukan semaksimal mungkin,Disdik telah melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah,baik formal maupun non formal,hingga akhir Desember.Berlanjut pada awal Januari,mereka mengecek kesiapan dari segi insfrastuktur dan sarana-pra sarana yang menerapkan protokol kesehatan (prokes)

“Dari segi insfrastuktur,kan mudah diadakan.Hampir semua sekolah juga sudah menyiapkannya,akan tetapi,pembiasaan yang harus terus dimatangkan.Karena kalau kita lihat kenyataan kan masih banyak anak-anak yang tidak mematuhi protokol kesehatan(prokes)tidak memakai masker terutama dilingkungan tempat tinggalnya,”terangnya

Rencana Pemerintah Kota Bogor membuka pembelajaran tatap muka yang akan diadakan tahun depan disambut baik oleh orang tua siswa,mereka berharap Pemkot untuk membuka kembali pelaksanaan pembelajaran tatap muka,selama ini PJJ dianggap kurang efektif karena banyak anak yang waktu luangnya tak terpakai dengan maksimal,Tak jarang anak,pembelajaran memakai gawai tak begitu mendapat perhatian penuh anak-anak dirumah

Baca Juga  Ops Yustisi PPKM dan Pembagian Masker di Wilayah Hukum Polsek Cariu

Menurut Ketua Bidang Kerja Komite Orang Tua SMPN 1 Kota Bogor,Dewi Puspasari menyambut baik pemerintah membuka pembelajaran tatap muka,cuman harus diikuti unsur-unsur penting yang harus diperhatikan diantaranya,daerah itu zona hijau,pemkot juga mengizinkan sekolah itu,Fasilitas terkait prokesnya juga sudah lengkap,dan persetujuan orang tua.Jika unsur-unsur itu sudah lengkap dipenuhi,maka bisa dibuka secara bertahap,paparnya

Dewi pun menambahkan,pembukaan sekolah itu tetap punya konsekuensinya sendiri.Jika semua aturan atau unsur-unsur itu telah dipenuhi,namun terjadi penularan disekolah,maka tak boleh ada saling menyalahkan.Karena risiko semacam itu tetap selalu ada,tutupnya(dadi)

banner 970x90

Komentar

News Feed