oleh

Menko Airlangga Sebut Penggunaan Istilah Level PPKM Mengacu pada WHO

Jakarta-Indoglobe News

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, penggunaan level dalam istilah PPKM mengikuti rekomendasi dan arahan world health organization atau WHO. Mengacu hal tersebut, ada dua level yaitu transmisi dan kapasitas respons.

banner 970x90

“Kita mengakui apa yang diarahkan WHO. Kita melihat dari segi level, itu adalah kalau level situasi 4 dari transmisi dan kapasitas respons yang belum memadai sehingga perlu diperbaiki,” kata Airlangga saat jumpa pers daring, Rabu (21/7).

Airlangga merinci, kriteria paramater kasus dalam level 4 ini adalah konfirmasi positif per 100 ribu penduduk ada di atas 150 kasus. Kemudian tingkat perawatan per 100 ribu penduduk di atas 30 (persen).

Baca Juga  PTPN Akan Ambil Lahan Yang Dipakai Pesantren Rizieq Shihab, Ini Penjelasan PTPN

“Kita melihat kemampuan terbatas testing positivity rate, kemudian mendorong kontak tracingnya dan juga terkait Bed Occupancy Rate. Sehingga apabila ada di kriteria tersebut maka (daerah) masuk level 4,” jelas dia.

Airlangga memastikan, akan terdapat dinamika penerapan kebijakan di tiap daerah. Hal itu terpantau dari tinggi rendahnya kasus yang tercatat di Kementerian Kesehatan.

“Level 4 ini di Kemenkes ada data hariannya sehingga kita menjaga berdasar data mingguannya, biar kita bisa menentukan jumlah-jumlah kotanya,” papar Ketum Golkar itu.

Menurut Airlangga, penggantian istilah dari darurat ke level 4 dan mikro ke level 3 adalah hasil sebuah harmonisasi.

“Istilah darurat itu kita harmonisasikan ke level 1,2,3,4. Ini memang ada permintaan dalam ratas dengan para gubernur, di mana para gubernur mengusulkan istilahnya diubah,” kata Airlangga.

Baca Juga  Wakil Presiden Buka Suara Soal Ironi Subsidi Energi dan Candu Impor

Airlangga meyakini, dengan istilah level PPKM saat ini, masayarakat bisa lebih mendapat kejelasan kapan daerah mereka bisa mendapat pelonggaran.

“Publik mendapat kejelasan kapan masuk di level 1 2,3 dan 4,” yakin dia.(dd)

banner 970x90

Komentar

News Feed