oleh

Melihat Aparatur Arogan, Dio Hermansyah Bakrie : Ayo Gempur !

Semarang – IndoGlobeNews.co.id
Dalam menjalankan tugas, aparat keamanan atau aparatur negara tidak di haruskan bersikap sewenang-wenang bahkan berkuasa di suatu wilayah. Karena negara kita negara hukum dalam bingkai kenegaraan bukan wilayah-wilayah seperti kerajaan zaman dahulu kala.

Hal itu di uraikan Dio Hermansyah Bakrie, Pengurus IKADIN Jateng dan juga aktivis hukum Kota Semarang kepada IndoGlobeNews.co.id, Jumat (4/11). Dio juga menghimbau kepada aparatur negara untuk bersikap dan watak ksatria bukan perompak. “Ini kan jamannya bernegara bukan kerajaan yang saling berperang menjarah harta jika menang,”terangnya.

banner 970x90

Dia melihat perihal Satpol PP yang represif di lapangan seperti yang terjadi baru-baru ini arogan kepada masyarakat dan wartawan hampir sama dengan ibarat tersebut. “Kalau demikian yang terjadi. Saya siap gempur,” tegasnya.

Baca Juga  Road show "Halal bi halal" indoglobe news jateng dengan tokoh-tokoh lokal, sekaligus calon ka.biro dan wartawan dikabupaten Tegal dan Pekalongan.

Dimanapun tempatnya tidak di benarkan pejabat atau aparatur negara bertindak berkuasa atau sewenang-wenang. “Kita ini negara yang ada hukumnya. Coba suruh lihat pasal 17 UU Nomor 30 Tahun 2014. Kalau dia pejabat sesuai kompeten harusnya tahu,” ketusnya.

Dio Herman menjelaskan pasal itu berbunyi badan dan/atau pejabat pemerintahan dilarang menyalahgunakan wewenang, larangan itu meliputi larangan melampaui wewenang, larangan mencampuradukkan wewenang, dan/atau larangan bertindak sewenang-wenang.

“Kalau mau debat pasal dan marwah hukum. Harusnya pejabat negara sudah paham sanksi ringan hingga berat. Apalagi jika terbukti sudah dilihat masyarakat sebagai pejabat arogan. Tentu sudah pasti ada pencopotan jabatan tidak hormat,” tutup Dio kepada IndoGlobeNews.co.id

Editor : Moh Wahyu Hamijaya
Wartawan : Ahmad Soegito

banner 970x90

Komentar

News Feed