oleh

Mayat Pinggir Jalan, Gegerkan Warga Entabuk

-Lintas Sumut, other-12.581 views

SEKADAU – Sesosok mayat laki-laki ditemukan di dekat barak KPS Entabuk, Dusun Janang Ran, Desa Entabuk, Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau, Rabu (22/1/2020) malam.

Kapolsek Belitang Hilir IPTU I Nengah Muliawan setelah mendapat laporan dari warga langsung menuju TKP beserta anggota Koramil, petugas Puskemas dan dokter Roki dari PT Parna.

Korban diidentifikasi bernama Haryadi Kurniawan kelahiran Pontianak 31 Oktober 1952. Korban beralamat di RT 003/RW 001, Dusun Janang Ran, Desa Entabuk.

Kapolsek menuturkan, jasad korban pertamakali ditemukan oleh
Heribertus Cahyadi.

Saat itu, Heribertus pergi menuju ke lokasi untuk mencari signal.

Pada saat melintasi jalan di belakang Blbarak KPS, ia melihat seorang pria dalam posisi telungkup di pinggir jala. Namun Heribertus sempat mengira laki-laki tersebut mabuk, kemudian ia melanjutkan perjalanannya.

Baca Juga .....  Hilangnya Prasasti Pengibaran Bendera Merah Putih Pertama Sekali Di Siantar

Setelah ia jalan untuk kembali pulang, masih melihat korban dalam posisi yang sama.

Kemudian Heribertus langsung menuju ke barak KPS Entabuk untuk memanggil rekannua dengan tujuan melihat keadaan korban.

Setibanya kembali di TKP, mereka melihat korban sudah meninggal dunia kemudian mereka langsung memberitahukan kepada warga di Barak KPS Entabuk.

“Setelah dilakukan olah TKP dan pemeriksaan fisik terhadap korban oleh tim medis dari Puskesmas Sungai Ayak tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban,” kata Kapolsek.

Setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban, keluarga telah ikhlas menerima atas kejadian tersebut dan menolak untuk dilakukan autopsi.

Kemudian korban dibawa menggunakan ambulance milik PT. PAM menuju ke rumah duka.

Baca Juga .....  PELAJAR DAN MAHASISWA TANGSEL BAGI MASKER

“Kebiasaan korban setiap malam hari mecari anak ikan gabus dan kodok. Posisi atau letak kendaraan milik korban dalam kondisi kunci stang sekitar 25 meter jaraknya dari posisi korban,” terang I Nengah Muliawan.(Didi)

Komentar

News Feed