oleh

LSM KPK Nusantara, Kawal Kasus Penyalahgunaan ADD, Ada Dugaan Korupsi Yang Dilakukan Kepala Desa Banyu Glugur

SITUBONDO INDOGLOBE-NEWS-Dewan Pimpinan Cabang LSM KPK Nusantara (DPC-LSM KPK Nusantara) mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Situbondo,Kamis (3/12/2020) . LSM itu menegaskan,bahwa dugaan kasus korupsi yang diduga dilakukan Kepala desa Banyu Glugur Suratman dan Kaur Desa bagian Bendahara Samsuri, Kecamatan Banyu Glugur,Kabupaten Situbondo.

Adanya dana operasional atau dana kegiatan dari Anggaran Dana Desa (ADD) dan program prona PTSL seetifikat Gratis, seperti bukti fisiknya bangunan Bronjong,RTLH,Gaji SILTAP,Jembatan Karang taruna DLL.tidak sesuai dengan SPJ. Dari dua item dilaporkan ke Polres Situbondo,terkait dugaan korupsi dana desa (DD)anggaran tahun 2016,2017,2018,2019, dan pungutan program PTSL,tahun 2016,2017 yang dipungut biyaya kepada warga(pemohon) sebesar Rp 650.000 (Enam Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah)

banner 970x90

Saat kedatangan DPC LSM KPK Nusantara ke Kejaksaan negri Situbondo diterima kasi intel dan staf nya di ruanganya .Dugaan korupsi di desa Banyu Glugur, LSM KPK Nusantara pollowup kawal sampai kemeja hijau persidangan Tipikor.

Baca Juga  DPRD Didesak Minta Pertanggungjawaban Anggaran Satgas COVID-19 Di Kabupaten Pasuruan. 
 
Sejumlah Aktivis NGO Mempertanyakan Penggunaan Anggaran COVID-19 Di Kabupaten Pasuruan.

Kedatangan DPC-LSM KPK Nusantara dkk hanya sekedar mengkonfirmasikan atas dugaan kasus korupsi yang ada di desa Banyu Glugur banyaknya ratusan juta rupiah.Kasi intel ,menerima, menampung semua konfirmasi yang LSM KPK Nusantara sampaikan.

“Lembaga KPK Nusantara, akan mengawal terus kasus dugaan penyalagunaan anggaran alokasi dana desa, kami masih menindaklanjuti kasus ini”ungkap.

Karena kasus dugaan penyalahgunaan anggaran alokasi Dana desa (ADD), yang diduga dilakukan oleh kepala desa Banyu Glugur dan kecamatan Banyu Glugur kabupaten Situbondo,saudara Suratman , yang menjabat selaku kepala desa Banyu Glugur.

“LSM KPK Nusantara mendesak kepala desa Banyu Glugur dalam hal ini pembangunan yang melalui anggaran desa itu kami duga, belum terealisasi”, ungkap .kepada wartawan Indoglobe.news,pada Kamis (3/12/2020)7.

Baca Juga  Propam Polda Jatim Melaksanakan Penandatangan Ikrar Deklarasi Anti Narkoba.

Dalam hal ini ada dugaan kegiatan yang belum trasparan, maka Lembaga KPK Nusantara menyoroti berbagai kegiatan yang dilakukan kepala desa Banyu Glugur.

Maka LSM KPK Nusantara menekan penegakan hukum utamanya kepala kejaksaan negeri Situbondo untuk mengusut tuntas dugaan kasus ini, yang melibatkan oknum kepala desa Banyu Glugur.

“Ini suatu bagian dari pelanggaran hukum, karena ada dugaan tindak pidana korupsi yang dimana sudah menjadi tugas kita bersama,kami mendesak pihak aparat penegakan supremasi hukum utamanya kejaksaaan Negri Situbondo, agar menulusuri atau memanggil oknum-oknum yang terkait,.

Untuk melakukan investigasi serta peyelidikan terhadap kepala desa Banyu Glugur Saudara Suratman dan Samsuri, guna tercapainya pemerintahan yang bebas, bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme, ( KKN).

Baca Juga  Pemprov Jatim Batalkan Hibah Rp9 Miliar untuk Museum SBY

“Kasus korupsi harus kita berantas mulai dari bawah sampai keatas, maksudnya berantas berawal dari desa.

Dalam hal ini inspektorat kabupaten Situbondo saat didatangi LSM KPK Nusantara di kantornya untuk secepatnya melakukan pemeriksaan terhadap oknum kepala desa Banyu Glugur.

“Agar kasus ini terang benderang, dan tidak ada pilih kasih, ini adalah bagian kewajiban dari penegakan hukum yang kita percayai ,”ungkap Hudik dengan nada tegas.@.dodon.

banner 970x90

Komentar

News Feed