oleh

Lahan Aset 55 Ha Manyaran Indah Golf, “Berhasil di Amankan” BPKAD Kota Semarang

■   Laporan | Wartawan : Wahyu Hamijaya

INDOGLOBENEWS, SEMARANG – Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Semarang telah merilis, bahwa dalam memaksimalkan pengamanan secara hukum aset pemkot semarang. BPKAD yang bekerjasama dengan Kantor Pertanahan Kota Semarang melalui program PTSL berhasil mensertifikatkan 27.339 bidang tanah.

banner 970x90

Aset tersebut tercakup 100% lahan bidang yang dimiliki pemkot semarang, sesuai dasar laporan perhitungan aset negara melalui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dimana luas bidang tanah dimaksud, sudah diverifikasi ulang oleh tim verifikasi kantor pertanahan kota semarang.

Termasuk salah satu lahan bidang terluas ada di lokasi bekas Manyaran Indah Golf di Kecamatan Ngaliyan. Dengan total luas wilayah mencapai 55 Hektar, BPKAD mampu mengamankan secara hukum lewat 3 (tiga) sertifikat.

Baca Juga  PASAR KOTA DI BANJARNEGARA KEBAKARAN

Kepala Bidang Aset Daerah, Suhartini, SE,MM melalui laporan staf Bidang Pengamanan dan Pemindahtangananan aset menyampaikan ada 3 tahap verifikasi aset di Manyaran Indah. Dikarenakan adanya pembatas sungai serta terbentuk pemukiman penduduk.

“Sertifikat pertama kami berhasil mengamankan lahan seluas 46 Ha, dan yang kedua seluas 4 Ha dan selanjutnya 5 Ha. Dengan total 55 Ha, kami amankan secara hukum melalui PTSL di Badan Pertanahan Kota Semarang,” papar Suhartini kepada IndoGlobeNews, Senin (3/1/2022)

Sementara Suhartini menjelaskan skema perjalanan pengamanan aset ini di mulai akhir 2019. Karena ada himbauan atau rekomendasi KPK agar aset kota semarang tercatat secara hukum dan tersertifikat.

Sehingga pada tahun 2020, melalui Kabid Aset saat itu, sertifikasi aset kota dimasukkan dalam program PTSL. Dan saat ini, BPKAD Kota Semarang berhasil mengamankan 100% lahan aset masuk ke pengelolaan aset daerah.

Baca Juga  JAWA TENGAH DAPAT JATAH 421.000 DOSIS VAKSIN

“Iya jadi kabid aset daerah saat itu, sudah bersama-sama membangun kinerja dalam menuntaskan pemulihan aset dengan cara mensertifikatkan sesuai himbauan KPK. Alhamdulilah saat ini sudah 100% selesai. Termasuk aset seluas 55 Ha di Manyaran Indah, yang tahapannya tentu saat itu tidak mudah,” imbuhnya.

Terpisah, Mantan Kabid Aset Daerah, Sutanto yang saat ini menjabat di Kabid Pemberdayaan Koperasi pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Kota Semarang menanggapi bahwa target kinerja  utama di Bidang Aset adalah pensertipikatan aset daerah (tanah) dan pengamanan aset.

“Kinerja utama bidang aset tentu persertifikatan hingga penagamanan aset. Baik yang masih dikuasai pihak lain atau ketiga. Ya semoga kabid baru saat ini tetap semangat dalam menindaklanjuti hal itu,” ujar Sutanto via WhatsApp, Senin sore (3/1/2022).****

banner 970x90

Komentar

News Feed