oleh

Kuasa Hukum R-A Minta Bawaslu Sekadau Agar Koorporatif

Sekadau – Meski pesta demokrasi pemilukada kabupaten Sekadau telah usai di laksanakan, namun muncul dugaan – dugaan pelanggaran yang di lakukan pihak- pihak tertentu.

Seperti yang di sampai kan Kuasa hukum paslon nomor urut-2 Rupinus -Aloysius, Markus, SH MH dan Marselinus Daniar, SH.

banner 970x90

Mereka menilai Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kabupaten Sekadau lemah dan tidak Korporatif dalam menindaklanjuti pengaduan terkait dugaan pelanggaran dalam pemilukada di kabupaten Sekadau.

Pernyataan tersebut di katakan kuasa hukum pada Konfrensi Pers yang di laksanakan di rumah pemenangan Rupinus -Aloysius di komplek Penanjung Island, jln Merdeka Timur, Saptu ( 12/12) pagi.

Baca Juga  Kapolres Melawi Pimpin Kegiatan Anev Di Aula Tri Brata Polres Melawi

Markus mengatakan sebagai kuasa pihak nya sudah melaporkan pelanggaran – pelanggaran di dalam masa kampanye hingga pada saat sebelum pemilihan.

” Sudah dua hari berturut -turut kami laporkan ke bawaslu kabupaten, terkait dugaan pelanggaran dalam proses pemilukada, kami sertakan bukti-bukti, kami meminta kepada pihak pengawas khususnya bawaslu agar 1 x 24 jam agar di tindaklanjuti, ” Katanya.

Ia menilai pihak pengawasan yang notabennya di lakukan bawaslu kabupaten sekadau terkesan lamban dan mengulur-ulur waktu dalam menindaklanjuti pengaduan.

” ini negara hukum, apapun bentuk pengaduan dan laporan harus cepat di tindak, jangan main-main dengan hukum, ” Papar Markus.

Senada juga yang di katakan Marselinus Daniar, ia mengatakan di dalam proses perhelatan pilkada sekadau pasca pemilihan banyak nya temuan warga tentang pelanggaran. Fakta hukum tersebut pihak nya sudah laporkan dengan bawaslu.

Baca Juga  Pemkab Sintang Lepas Florentinus Anum Sebagai Pjs Bupati Sintang.

” Bukti hukum terkait unsur-unsur TSM (Terstruktur Sistimatik Masiv) dan juga dugaan politik uang (Money Politic) serta bukti-bukti sudah kita serahkan, ” Ucap Marsel.

Menurutnya sebagai mandat kedaulatan rakyat dan sebagai amanat konstitusi lembaga penyelenggara harus netral dan harus menjalankan fungsi sesuai dengan tufoksinya dalam menindaklanjuti laporan – laporan masyarakat.

” Sebagai lembaga pengawas tentu fungsi peran bawaslu sangat vital, kita minta kepada bawaslu tolong jadilah wasit yang adil, yang salah katakan salah yang benar katakan benar, ” Bebernya.

Marsel juga mengatakan sebagai badan Pengawas tidak boleh ber main-main dalam situasi seperti saat ini.

” Jika tidak ada kapastian hukum, maka proses ini akan terus berlanjut, ” Ungkap Marsel.

Baca Juga  ASISTEN I BIDANG PEMERINTAHAN SEKDA KAB. SINTANG HADIRI RAPAT KOORDINASI KESIAPAN DAN ANTISIPASI KARHUTLA TAHUN 2021

Penulis : Didi

banner 970x90

Komentar

News Feed