oleh

KPU Kabupaten Pekalongan Lakukan Sejumlah Upaya Sukseskan Pilbup 2020

Editor : Moh Wahyu Hamijaya | Sumber : Tim IndoGlobeNews

PEKALONGAN – IndoGlobeNews
‎Menjelang pencoblosan Pilkada di Kabupaten Pekalongan, ditemukan 652 petugas TPS reaktif Covid19 saat Rapid Test (23/11) lalu. 100 diantaranya memutuskan telah mengundurkan diri. Namun KPU Kabupaten Pekalongan tetap berupaya dalam menyukseskan Pilbup 2020 esok.

banner 970x90

Ketua KPU Kabupaten Pekalongan Abi Rizal menjelaskan ‎sebelumnya 21.343 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) menjalani rapid test. Dan memang ditemukan 652 orang dinyatakan hasil reaktif.

‎Abi membenarkan, sebagian petugas TPS yang reaktif tersebut ada yang mengundurkan diri. “Sebelum tes juga sudah sempat mundur banyak. Jumlahnya kurang dari 100 petugas,” ujar dia kepada wartawan (7/12).

Baca Juga  Pesan Panglima TNI Saat Tinjau Isoter Dan Perawatan Khusus Orang Bergejala Di Wilayah Surakarta

Meski banyak petugas TPS yang reaktif dan mengundurkan diri, Abi memastikan tahapan pemungutan suara pada 9 Desember besok tetap berjalan. Dan sudah ada pergantian sesuai ketentuan KPU Pusat.

“Memang bagi yang tidak mundur, kita kemaren minta rekomendasi dari Dinas Kesehatan bahwa yang bersangkutan sudah isolasi mandiri selama 14 hari jadi bisa tetap bertugas. Karena isolasi mandiri sudah berjalan sejak 23 November lalu,” imbuhnya.

Selain itu upaya lain, sebut Abi dengan jemput bola pasien positif Covid-19. Petugas (TPS) akan mendatangi pasien positif Covid-19 yang sedang dirawat di rumah sakit maupun yang sedang isolasi mandiri di rumah dan terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Baca Juga  Cemburu Motif Pelaku Pembunuhan PSK Online di Hotel Royal Phoenix Semarang

“Sebelum pencoblosan, kami akan minta data dari Dinas Kesehatan berapa jumlah pasien positif yang dirawat dan isolasi mandiri. Nanti kami lakukan jemput bola,” tutup Abi. (*)

banner 970x90

Komentar

News Feed