oleh

KPK Sita Duit Rp5 Miliar Hasil OTT Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi

Jakarta-Indoglobe News

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan total duit Rp5 miliar hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi cs.

banner 970x90

Duit tersebut terdiri dari tunai sebesar Rp3 miliar, sementara Rp2 miliar dalam buku rekening.

“Seluruh bukti uang yang diamankan sekitar Rp3 miliar tunai dan Rp2 miliar dalam buku rekening,” kata Ketua KPK Firli Bahuri dalam jumpa pers, Kamis (6/1).

Dalam OTT di Bekasi kali ini, ada 9 tersangka yang terdiri dari pemberi dan penerima.

Adalah berperan sebagai pemberi hadiah yakni, AA swasta, LBM swasta, SY Direktur PT KBR dan PT HS dan MS Camat Rawa Lumbu.

Baca Juga  Buronan Adelin Lis Dideportasi ke Jakarta, Mendarat di Bandara Soekarno-Hatta

Sementara itu, Rahmat Effendi berperan sebagai penerima suap bersama empat tersangka lainnya, yakni MB Sekretaris Dinas Penanaman Modal, MY Lurah Katisari, WY Camat Jatisampurna dan JL Kadis Permukiman.

Sebelumnya, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri membenarkan pihaknya mengamankan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi alias Pepen dalam operasi tangkap tangan (OTT). Dia mengatakan, Rahmat Effendi kini tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penindakan.

“Wali Kota Bekasi (Pepen) dan beberapa orang yang terkait sedang dilakukan pemeriksaan,” katanya dalam keterangannya, Rabu (5/1).

Tak berhenti disitu, Pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Bekasi, Jawa Barat terus bertambah. Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menyebut tim penindakan KPK kembali mengamankan satu pihak lagi pada hari ini, Kamis (6/1). Jadi total pihak yang diamankan menjadi 14 orang.

Baca Juga  Pasar Malam Di GOR Pematangsiantar Diduga Sediakan Permainan Berbau Judi

“Saat ini jumlah pihak yang diamankan tim KPK ada 14 orang terdiri dari Wali Kota Bekasi, beberapa orang ASN dan pihak swasta,” katanya dalam keterangannya, Kamis (6/1).

Dia menyebut, awalnya tim penindakan KPK mengamankan 12 orang. Namun pada hari ini bertambah dua orang menjadi 14 pihak yang diamankan.

Dua pihak yang baru diamankan pada hari ini yakni dari pihak swasta dan aparatur sipil negara (ASN). Namun Ali tak merinci lebih jauh dua pihak yang baru diamankan tersebut.(dd)

banner 970x90

Komentar

News Feed