oleh

Kabupaten Melawi di Tengah Pandemi Covid-19:, Saat Ini Pemerintah Kabupaten Melawi Terus Berjuang Untuk Memulihkan Ekomomi Masyarakat

MELAWI – KALBAR INDOGLOBENEWS
Ketua Presedium (Forum Wartawan dan LSM) Kalbar Indonesia DR.Sukahar SH.MH. melalui Kordinator Wilayah
Kabupaten Melawi menyampaikan pendapat mengenai pertumbuhan ekonomi Kabupaten Melawi disaat pandemi Covid-19.

banner 970x90

Kabupaten Melawi yang di mekarkan bersama Kabupaten Sekadau dengan Dasar Pembentukan Kabupaten Melawi adalah UU No. 34 Tahun 2003. Saat ini Kabupaten Melawi dipimpin oleh H.Dadi Sunarya Usfa Yursa dan Drs. Kluisen sebagai Bupati Melawi yang ke empat.

Wilayah Kabupaten Melawi terdiri dari 11 Kecamatan 169 Desa dan 603 Dusun. Pemekaran kecamatan dan desa terakhir pada tahun 2008 yaitu dari 7 kecamatan menjadi 11 kecamatan dan dari 82 desa menjadi 169 desa.

Baca Juga  BUPATI SINTANG TERIMA BANTUAN MESIN PCR DARI BUANA INTIPRIMA MEDIKA.

Saat ini pemerintah Daerah Kabupaten Melawi terus berjuang untuk memajukan pertumbuhan Perekonomian Pendidikan Kesehatan dan Sumber daya Manusia(SDM) melalui berbagai kebijakan baik di sekror pertanian perkebunan peternakan dan perikanan.

Walaupun di hantam badai pandemi corona virus desease covid-19 yang telah melanda di seluruh penjuru dunia khususnya Kabupaten Melawi sehingga membuat pemerintah daerah Kabupaten Melawi harus bekerja lebih eksta ketat dalam melaksanakan Protokol Kesehatan melalui PPKM Mikro( pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM berskala mikro).

Kabupaten Melawi juga sempat masuk dalam pemetaan zona merah kasus Covid19 dan sedikit demi sedikit menurun ke zona orange Alhamdulillah saat ini dalam keadaan zona kuning dan berjuang untuk menuju zona hijau.

Baca Juga  Aksi Cepat Tanggap Polres Sekadau Beri Bantuan Satu Keluarga yang Viral Tak Mampu Buka Puasa

Begitu juga dengan pertumbuhan ekonomi saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Melawi terus berupaya untuk keluar dari resesi ekonomi.

Berdasarkan data statistik dari web resmi bps.go.id Kabupaten Melawi tahun 2020 bahwa Kabupaten Melawi mengalami resesi penurunan pertumbuhan ekonomi kurang lebih 0,10 persen.

PDRB (Pendapatan Domistik Regional Bruto) Kabupaten Melawi pada tahun 2020 mengalami penurunan sebesar 386 milyar dari tahun sebelumnya.

Tapi Kita perlu bersyukur bahwa sektor pertanian kehutanan dan perikanan masih menjadi sektor penyumbang PDRB terbesar meskipun mengalami penurunan dalam setiap tahunnya sektor pertanian perkebunan dan perikanan menyumbang 20,24% persen meskipun saat ini kita dilanda wabah Covid-19.

Untuk itu kami dari FW-LSM Kalbar Indonesia Korwil Melawi “sangat berharap kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Melawi agar berhati hati mengambil satu kebijakan”,disamping fokus kepada penanganan Covid-19 jangan lengah terhadap upaya upaya pemulihan ekonomi.

Baca Juga  Senergitas Polres Melawi Bersama Awak Media Kabupaten Melawi Melakukan Panen Raya Kangkung Di Langkau Bhayangkara Polres Melawi

FW-LSM Kalbar Indonesia Korwil Melawi berharap kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Melawi agar bisa mempercepat kegiatan fisik di masing masing OPD agar perputaran perekonomian masyarakat di masa Covid19 ini bisa berjalan baik dengan adanya lapangan pekerjaan ucap Korwil FW-LSM Kalbar Indonesia Kabupaten Melawi yang kerap disapa Thony Blear.

Penulis :Jumain

Publis : Thony Blear

banner 970x90

Komentar

News Feed