oleh

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus : Penahanan Rizieq Di Tentukan 24 Jam Kedepan

-Nasional-110 views

Jakarta Indoglobenews

Kabid Humas Polda Metro Jaya,Kombes Pol Yusri Yunus menyatakan pihaknya sudah menangkap Pentolan FPI yang juga telah menjadi tersangka kasus Pelanggaran Protokol Kesehatan

banner 970x90

Yusri menyatakan Surat penangkapan dari penyidik sudah diterima langsung oleh Rizieq saat menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya,Sabtu (12/12/2020)

“Sudah diberikan (surat penangkapan) resmi (ditangkap)”kata yusri kepada awak media Sabtu (12/12/2020)

Kewenangan penyidik melihat nanti objektif dan subjektif kita punya waktu 1×24 jam,nah nanti baru bisa ditentukan apakah ditahan tegas Yusri

Rizieq diperiksa oleh penyidik ditemani Sekretaris Umum DPP FPI Munarman dan Tim kuasa FPI Aziz Yanuar

Baca Juga  JK soal Jokowi Minta Dikritik: Bagaimana Caranya Tanpa Dipanggil Polisi?

Rizieq di jerat dengan pasal 160 KUHP dan pasal 216 KUHP terkait perkara ini,Pasal 160 KUHP dikenal dengan pasal tindak pidana penghasutan dengan ancaman penjara paling lama enam tahun penjara

Sekretaris Umum FPI Munarman menyatakan hasil dari pemeriksaan Rizieq Shihab baru sebatas pertanyaan subtansi utama pemeriksaan,menurut dia pertanyaan itu baru seputar identitas hingga domisili

Munarman menjelaskan Rizieq sudah di cecar 10 pertanyaan oleh penyidik kepolisian

“Sekitar 10-an lebih pertanyaan,masih pembukaan,baru pembukaan”jelasnya di Polda Metro Jaya Sabtu(12/12/2020)

Lebih lanjut Munarman mengatakan,Rizieq berpesan agar pemeriksaan hari ini jangan sampai mengalihkan isu penembakan enam laskar FPI oleh kepolisian dalam bentrok di Tol Cikampek beberapa waktu lalu

Baca Juga  Menhub dan Ketua Satgas Covid-19 Tinjau Kesiapan Kelas Tatap Muka.

“Dalam bentrok itu,enam orang dari pendukung Rizieq tewas,sedangkan empat orang lainnya melarikan diri versi kepolisian

“Kasus yang diperiksa Rizieq ini jangan sampai mengalihkan isu pembunuhan enam laskar FPI”kata Munarman(dadi)

banner 970x90

Komentar

News Feed