oleh

ISU POLITIK DALAM PILKADA SUKABUMI

-Politik-320 views

SUKABUMI – Suasana politik di Kabupaten Sukabumi, baru-baru ini dihangatkan dengan beredarnya lima nama bakal calon wakil bupati, yang disebut diusulkan oleh pengurus Partai Golkar Sukabumi ke DPP. Pesan yang beredar melalui media Whatsapp tersebut, menyebutkan lima nama yaitu Iyos Sumantri (Sekda Kabupaten Sukabumi), Maman Abdurahman (Kepala Bappeda Kabupaten Sukabumi), Asef Jafar (Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi), Kamaludin Zein ( Dirut Perumda ) dan Budi Munawar Khutomi (Ketua STAI Palabuhanratu).

Kabar tersebut sebelumnya sudah dibantah secara tegas oleh Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi, Budi Anwar Mutawali yang menyampaikan bahwa mekanisme pengajuan nama Calon Wakil Bupati Kab. Sukabumi oleh Partai Golkar, tidak mungkin tidak melibatkan partai koalisi. “Kita mengajukan nama ke DPP itu nama pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yang sudah ditentukan dan disepakati bersama partai koalisi, dan yang menentukan nanti bukan Partai Golkar saja, karena Golkar tidak bisa berdiri sendiri” Demikian Budi Anwar Mutawali menjelaskan.

Baca Juga .....  BOVEN DIGOEL PAPUA MASIH ZONA MERAH COVID-19

Ditemui terpisah, Ketua Harian B’RANI Aat Suherman menyampaikan tanggapannya atas isu yang beredar tersebut, “ Itu isu lama yang digoreng kembali, demi kepentingan beberapa orang untuk menggoyang komitmen awal beberapa partai yang sudah menyatakan dukungannya kepada Marwan Hamami. Bagaimana bisa isu lama tersebut menjadi pedoman masyarakat, sementara dinamika politik selalu berubah dalam hitungan hari. Main isunya kurang cantik” Kata Aat Suherman menjelaskan.

“Bukan typical Partai Golkar untuk menggunting dalam lipatan, menjegal teman sejalan. Setiap langkah-langkah politik Partai Golkar pasti akan melibatkan partai-partai koalisi, karena kita juga memahami persis bahwa untuk Pilkada Sukabumi, Partai Golkar tidak bisa berjalan sendiri dan harus menggandeng partai lain. Secara logika politik sudah tidak masuk di akal, untuk Partai Golkar melakukan hal tersebut”, Tambah Aat Suherman kembali.

Baca Juga .....  GERAK RELAWAN DI PILKADA TANGERANG SELATAN

Untuk saat ini, Aat Suherman juga meyakini partai koalisi yang menyatakan dukungannya kepada Marwan Hamami tidak akan mensikapi isu tersebut secara berlebihan, karena menurutnya komunikasi antara partai selalu terjalin. “Komunikasi antara partai tidak hanya kami lakukan ditingkat elite partai saja. Ditingkat bawah misalnya B’RANI sebagai relawan pendukung Marwan Hamami juga selalu berkomunikasi dengan BAIM sebagai relawan Partai Amanat Nasional yang mendukung Iman Adinugraha sebagai Wakil Bupati. Isu yang dimainkan itu terlalu receh dan gagal sebelum berkembang. Salah satu Mawar yang harum dan menjadi teladan di Kab. Sukabumi saat ini, yang pasti tetap Marwan Hamami” Demikian penjelasan Aat Suherman menutup pembicaraan.(RK)

Komentar

News Feed