oleh

Irjen Pol (P) H. Anton Charliyan Angkat Bicara Terkait Poto Wisatawan Berpoto Selfi Sambil Menaiki Batu Patilasan Karangkamulyaan Di Ciamis

CIAMIS INDOGLOBENEWS

Wisatawan tengah menaiki batu patilasan Karangkamulyan sambil berpoto Selfi membuat Abah H.Anton Charliyan Tokoh Sunda Jawa Barat angkat bicara

Dengan terjadinya Peristiwa ini mari kita jadikan pembelajaran bersama, untuk lebih menggali lagi arti Bhineka Tunggal ika dengan seksama tidak hanya sekedar sebuah pemahanan sempit tentang arti : Berbeda beda tetapi tetap satu Karena Kita hidup di Nusantara ini memang ditakdirkan sebagai bangsa yg multy Cultur, Multy Etnis dan Multy Agamis.

Kita boleh berbeda Agama , Bahasa daerah , etnik , keturunan Budaya tradisi ., adat istiadat bahkan Kepercayaan, tapi sebagai mana kita sepakati bersama dari awal pembentukan bangsa dan negara ini , Kita harus saling Menghargai, kita harus saling Menghormati, kita harus saling Toleransi segala perbedaan berbedaan tadi, kalau tidak ingin disebut Tidak tahu adat, tidak tahu Etika atau bahkan bisa saja dilabeli sebagai sebuah sikap yang Intoleran.

Baca Juga .....  ANGGARAN TAK MUMPUNI, KONDISI FISIK BANGUNAN SEKOLAH DI KABUPATEN SUBANG BURUK

Disini Intoleransi bukan hanya terhadap Agama saja tetapi terhadap segala perbedaan, intinya kita harus lebih mengedepankan Sikap sikap Tepo seliro, Toleransi dalam setiap perbedaan , makanya ada pepatah dimana bumi di pijak disana langit dijunjung. Kacai jadi saleuwi kadarat jadi Salebak. Ciri sabumi, cara sadesa, mari kita jadikan perbedaan ini sebagai sebuah keindahan yang harus kita jaga bersama.

Apalagi yang menyangkut adat tradisi agama dan kepercayaan. Hal tersebut sangat sensitip karena akan menyakiti bukan hanya satu Individu, tapi bisa menyakiti dan menyulut emosi satu Comunitas, suku bangsa bahkan satu Negara.. karena didalamnya ada terkandung nilai nilai luhur. Kesucian , Sakralisme Kepercayaan , bahkan kebanggan, kehormatan harga diri dll, yang sekali lagi kita ingatkan, akan sangat sensitif bila hal tersebut terganggu dan ternodai.(red)

Komentar

News Feed