oleh

Imbas Fatal Gagalnya Terima DAK Fisik 2021, Ini Bukan Kesalahan SMKN 3 Garut

GARUT, IGN Jabar — Menyoal gagalnya SMKN 3 Garut menerima Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun Anggaran 2021, berdampak fatal bagi pihak sekolah. Pasalnya, anggaran tersebut sangat dibutuhkan guna menunjang proses kegiatan pembelajaran di lingkungan SMKN 3 Garut yang selama ini sangat ditunggu.
Kesalahan tersebut seolah dari pihak sekolah dengan tidak terserapnya peruntukkan DAK Fisik pada tahun ini dengan gagalnya proses lelang. Padahal benang merah terletak pada kesalahan di mekanisme pengadaan yang dilakukan pihak ketiga. Menurutnya ini sangat fatal bagi pihak sekolah karena seharusnya DAK tersebut sudah dalam tahap pengerjaan (terserap), namun harus menunggu lagi pada tahun mendatang.
“Ini bukan kesalahan dari pihak SMKN 3. Kami dari Kantor Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Garut sudah berupaya melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jabar melalui bidang perencanaan untuk mengupayakan solusinya,” kata salah seorang pejabat di KCD Wilayah XI Kabupaten Garut yang enggan dipublikasi namanya, Rabu (13/10). Sedangkan Kepala KCD Wilayah XI Aang Karyana yang akan dikonfirmasi tidak berada di tempat, sedang ada kegiatan di Bandung.

Baca Juga  Kami awak media merasa Heran dan Bingung, Atas Sikap Apdesi dan DPMD yang dinilai Tutup Mata Tutup Telinga..!!!

banner 970x90


Menurutnya, banding yang akan dilakukan oleh Kepala Sekolah SMKN 3 Garut Nur Al Furqon ke Pusat seperti diberitakan IGN Jabar, merupakan keharusan. Karena banding tersebut merupakan upaya pihak sekolah agar dapat memperoleh kembali DAK fisik yang gagal diterima pada tahun sekarang.
“Untuk mendapatkannya lagi pada tahun ini kemungkinan tidak bisa. Karena laporan dari pihak Disdik Jabar sudah tersampaikan ke Pusat melalui aplikasi, mana yang terserap dan yang tidak terserap. Paling pengajuannya untuk tahun mendatang. Sekarang kan waktunya mepet,” ucapnya.
Ia berharap, mudah-mudahan terkait persoalan ini pihak Pusat dapat memahami permasalahan yang terjadi. Jadi bukannya tidak terserap, karena sebelumnya SMKN 3 Garut sudah mendapat sepaket dari dana DAK berupa perlengkapan juga untuk fisiknya.
Namun karena adanya persoalan dari pihak ketiga (kontraktor) di mekanisme lelangnya, akhirnya berimbas dengan gagalnya pihak sekolah menerima DAK fisik. Pun kalau nanti diperoleh kembali, mekanismenya bisa melalui lelang atau swakelola.
Di lain pihak, Kepala Sekolah SMKN 3 Garut Nur Al Furqon yang dikonfirmasi kembali mengatakan bahwa pihaknya kedatangan tim dari Pusat. Yang dibahas salah satunya terkait DAK Fisik tahun anggaran 2021.`
”Mereka menyarankan agar berkoordinasi dengan pihak Disdik Provinsi Jabar, kemudian dari Disdik Jabar membuat surat yang diperlukan untuk ke pusat terkait masalah ini. Pak Kadisdik Jabar pun mengatakan bahwa mekanisme pengadaan DAK ini lebih aman dilakukan secara swakelola. Kalau menggunakan lelang acapkali bermasalah,” ungkap Nur kepada IGN Jabar di ruang kerjanya, Rabu (13/10).
Di kesempatan ini pula, melalui IGN Jabar mengucapkan terima kasih kepada pihak Dinas Pendidikan Provinsi Jabar dengan adanya bantuan mobilitas berupa kendaraan roda empat sebagai fasilitas penunjang kegiatan pihak sekolah di SMKN 3 Garut. “Hatur nuhun pisan sudah mendapat bantuan mobilitas,” ucap Nur Al Furqon di akhir pembicaraan. (Zulkifli Lubis/Sani/IGN Jabar)

banner 970x90

Komentar

News Feed