oleh

DPRD Pasuruan gelar Sidang Paripurna bahas Raperda Kabupaten Pasuruan.

PASURUAN,INDOGLOBE.NEWS- DPRD Kabupaten Pasuruan mengesahkan 6 Raperda Non-APBD dalam sehari sekaligus. Pengesahan 6 Raperda tersebut disahkan dalam Rapat Paripurna IV yang digelar Senin (5/7/2021)

banner 970x90

Raperda perubahan ketiga atas Perda nomor 6 tahun 2015 tentang pemerintah desa tersebut awalnya melalui pembahasan yang cukup panjang pada Pansus I DPRD Kabupaten Pasuruan.

Hal tersebut lantaran isi pada poin perubahan Raperda tentang Pemdes itu sendiri. Namun hal itu dijawab oleh Ketua Pansus I, Dr. Kasiman.

Menurutnya, persentase perubahan perda tersebut tidak sampai 50 persen. Maka masih bisa menggunakan Perda lama karena sejatinya pengesahan Raperda perubahan atas Perda nomor 6 tahun 2015 tentang pemerintah desa tersebut merupakan tambahan.

Baca Juga  Peduli Korban Bencana Alam Angin Puting Beliung, BPBD Kabupaten Pasuruan Dan Kecamatan Puspo Berikan Bantuan

“Sifatnya tambahan regulasi, dimana saat proses tahapan pilkades, Pemkab masih bisa menggunakan Perda lama”, terang Dr. Kasiman.

Kasiman yang merupakan Politisi Partai Gerindra itu menambahkan, dalam Perda ini ada 4 poin penting yang tertuang 
didalamnya, misalnya bagi lulusan pondok pesantren yang jenjangnya setara tingkat SMP/SLTP bisa mengikuti pemilihan pilkades.

“Cukup dengan legalisir dari pihak pondok atau lembaga, sudah cukup. Sebelumnya kan harus legalisir ke kemenag”, Tutur nya”.

Selain perubahan tentang pemerintah desa, dalam rapat paripurna yang digelar secara virtual tersebut, juga mengesahkan 5 raperda usulan eksekutif.

Diantaranya, Raperda untuk disabilitas, Raperda tentang desa wisata, Raperda pencabutan 5 Perda, perancangan perubahan peraturan pembentukan daerah dan Raperda inovasi daerah.@.(Usman)

banner 970x90

Komentar

News Feed