oleh

DPR Soroti Maraknya Kasus Kejahatan Seksual Terhadap Anak di Majalengka

Majalengka-Indoglobe News

Anggota Komisi III DPR RI, Maman Imanul Haq merasa prihatin dengan tingginya kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Berdasarkan data dari Polres Majalengka, sepanjang tahun 2020, terjadi 21 kasus kekerasan seksual terhadap anak. Kondisi tersebut, tegas Maman, membuktikan Kabupaten Majalengka belum menjadi daerah ramah anak.

“Di Komisi VIII DPR, kita juga bermitra dengan Kementerian perlindungan perempuan dan anak. Di Majalengka ini masih banyak kasus kekerasan seksual terhadap anak,” ujar Maman saat berdiskusi dengan kalangan wartawan di Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Senin (22/2/2021).

Baca Juga  Siaran Pers Kementerian Agama, Pemerintah Apresiasi Putusan Saudi Kedepankan Keselamatan Jemaah Haji

Maman menjelaskan, sedikitnya ada 3 poin penting yang menjadi permasalahan masih banyaknya kasus tersebut. Pertama, adalah kesadaran masyarakat yang masih masih belum memahami bahwa anak-anak membutuhkan lingkungan yang aman dan nyaman.

Kedua kata dia, penegak hukum yang belum mendapatkan suport dana dalam upaya pencegahan kekerasan seksual terhadap anak.

“Selanjutnya, ketiga, masih minimnya sosialisasi dan edukasi terhadap orang tua membuat anak terlantar,” sebutnya.

Sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal Polres Majalengka merilis data kasus kekerasan seksual terhadap anak di Majalengka pada tahun 2020 yang mencapai 21 kasus.(dd)

Komentar

News Feed