oleh

Di Sela-sela Kunjungannya Kepala BNPB Menyempatkan Diri Bertemu Para Perwakilan Penyintas Kota Palu dan Kab. Donggala

-other-76 views

PALU INDOGLOBENEWS
Dilansir dari Sulteng Bergerak serta LPI-PUPR sulteng dan perwakilan penyintas yang bertemu Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjend TNI Doni Monardo di Hotel Santika Kota Palu Provinsi Sulteng.


Dalam pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih satu jam tersebut Para perwakilan Penyintas kota Palu dan Kab.Donggala memaparkan sejumlah fakta dilapangan terkait proses penanganan pasca bencana Pasigala yang dinilai sangat lamban dan jauh dari kata selesai, perwakilan Penyintas yang juga turut hadir dalam pertemuan tersebut pun ikut menjelaskan duka yang dirasakan selama dua tahun lebih pasca bencana.

banner 970x90


Dalam pertemuan tersebut LPI-PUPR sulteng yang diwakili oleh Septian mengemukakan tantang Dana Stimulan ditujukan untuk pembangunan Rumah Rusak Berat (RRB) dimana dalam investigasi yang dilakukan LPI-PUPR Sulteng dilapangan masih banyak terdapat kesalahan-kesalahan yang di lakukan oleh Aplikator yang tidak berpengalaman yang ditunjuk oleh BPBD, Aplikator yang tidak mengikuti Bimtek dari LPI-PUPR Sulteng yang jauh sebelumnya telah melakukan sosialisasi dan Bimbingan Tehnik (Bimtek) di kantor walikota Palu Aula Bantaya Hari Senin Tanggal 03/02/2020 yang di buka oleh Walikota Palu Drs.Hidayat M.Si, melalui Sekretaris kota Palu H. ASRI SH, dalam penelusuran tersebut terdapat campur tangan oknum pejabat untuk kepentingan seseorang.
Salah seorang Penyintas berasal dari Kota palu ibu Sritini (56) mengeluhkan kejelasan nasib dan kebingungannya terkait status Zona merah yang sampai hari ini tidak pernah disosialisasikan, “saya bingung pak, kami di suruh kerelokasi alasannya karena zona merah, tapi sampai hari ini tidak ada sosialisasi, sementara Mall, Hotel dan lain-lain diperbolehkan untuk membangun diatas lokasi mereka kembali, di kemanakan nantinya tanah kami itu.? Harusnya pemerintah kasih tahu kami tentang kejelasannya” keluhnya.

Baca Juga  Danrem 062/TN Mengajak Untuk Tingkatkan Stabilitas Keamanan Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa


Setali tiga uang begitupun dengan ibu Sri Wiwin (26) Penyintas asal Kab.Donggala turut mengeluhkan nasibnya saat ini, menurutnya, penyaluran bantuan Dana Stimulan sampai saat ini masih bermasalah di karenakan alasan mereka (BPBD) data belum di tetapkan masih mau di bawa ke BNPB untuk Validasi begitu kata mereka pak.
Alhamdulilah hari ini kami dapat menyampaikan semua masalah yang ada, kepada Bapak Letjend TNI Doni Monardo selaku Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan mendapatkan penjelasan yang jelas dan sempat bertukar Nomor Ponsel, beliau berpesan kalau ada masalah silakan koordinasikan langsung sama saya, jadi tidak ada lagi kata-kata harus di koordinasikan ke pusat, lagi-lagi pusat dan pusat, penjelasan dari beliau bahwa masalah ini sudah di serahkan kePemerintah Daerah kota dan kabupaten, terima kasih pak Doni Monardo atas bantuan dan penjelasannya ke kami, kata Penyintas. (IGN-TaufanPatau)

banner 970x90

Komentar

News Feed