oleh

Di Duga Solar SPBU Kedungjajang Bercampur Air, Kabiro Indoglobe News Jember Angkat Bicara 

Lumajang, Indoglobe News

banner 970x90

Menanggapi kejadian banyaknya mobil truk mogok setelah mengisi bio solar di SPBU Kedungjajang Klakah Lumajang, Kabiro Media Nasional Indoglobe News Jember, Mulyadi, sangat menyayangkan sekali atas kejadian tersebut.

Menurut keterangan, Agus selaku Pengawas SPBU saat mobil tanki datang membawa BBM kiriman 8 KL, prosedur SOP pembongkaran pun sudah dia lakukan dengan baik, tapi anehnya saat BBM bio solar tersebut di jual untuk umum, nyatanya bercampur dengan air, sehingga banyak  menimbulkan truk mogok setelah membeli dan mengisi bio solar di SPBU tersebut.

“Pasalnya jika memang SOP pembongkaran tersebut sudah dilakukan dengan baik maka tidak akan terjadi hal yang demikian tentunya” Kata Mulyadi.

Baca Juga  POLRES JEMBER DORONG PENGUATAN KETAHANAN PANGAN MASA PANDEMI LEWAT PELATIHAN BUDI DAYA IKAN

Mulyadi menambahkan, pada saat truk tangki pembawa kiriman BBM itu datang, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan,” Pertama, membuka menhol atas untuk melihat seberapa bagus atau jeleknya minyak miliknya; Kedua,pengecekan apakah minyak yang di bawa truk tanki sudah sesuai ketinggian teranya yang sesuai di exsboat juga pastinya akan di ukur dengan T 2 nya; Hal Ke Tiga, jika memang bercampur atau tidaknya BBM jenis solar milik  SPBU Kedungjajang pastinya akan ketahuan setelah di ukur dengan alat T2 nya; Hal Ke-Empat, sebelum di lakukan pembongkaran, pengawas pasti akan mengambil sample terlebih dahulu, jadi akan jelas nampak solar tersebut bercampur air atau tidak, karena jika solar tersebut bercampur air, saat di ambil semple yang terlebih dahulu keluar pastinya airnya dulu, sebab air akan selalu berada di bawahnya solar” Jelas Mulyadi.

Baca Juga  DPD LSM LIRA Baksos Korban Banjir Di Kecamatan Dringu Dan Membantu Korban Banjir Di Desa Dringu Membagikan Sembako

“Setelah di nilai bagus selanjutnya barulah dilakukan pembongkaran BBM masuk ke dalam tanki pendam SPBU” Tambah Mulyadi.

Mulyadi menambahkan bahwa jika pembongkaran itu di nyatakan selesai, selanjutnya pihak pengawas SPBU juga akan melakukan pengukuran BBM yang masuk ke dalam tanki pendam dengan cara di stik, apakah ketika sudah masuk semua pas ukuran isinya atau justru minus.

Jadi menurutnya sangat aneh, jika saat penjualan BBM bio solar bisa bercampur dengan air, apabila memang sudah melakukan dengan baik SOP pembongkarannya.

Kabiro Media Nasional Indoglobe Newa Jember, juga akan mencoba mengkonfirmasi pihak SR Pertamina wilayah Lumajang, yaitu P Agung, selaku SR Pertamina Tanjungwangi Banyuwangi, juga SR Pertamina Surabaya agar segera bisa ditindak lanjut kejadian tersebut.(m)

banner 970x90

Komentar

News Feed