oleh

Buntut Dugaan Pidana Kasatpol PP, INDOGLOBENEWS Perwakilan Jateng Menunggu Mediasi Lanjutan

Editor : YHMN | Wartawan : Ahmad Sugito

SEMARANG – IndoGlobeNews.co.id
Perihal dugaan permasalahan yang diawali arogansi oknum Satpol PP Kota Semarang terhadap Wartawan IndoGlobeNews Perwakilan Jawa Tengah kini berbuntut dugaan kesalahpahaman. Pasalnya saat di temui redaksi Perwakilan Jawa Tengah, Kepala Satpol PP Kota Semarang klarifikasi kesalahpahaman tersebut.

banner 970x90

“Mas Syailendra itu kenal saya sejak jadi Camat tahun 2007. Dan sampai saat ini saya masih menunggu komunikasi dengan mas lendra terkait masalah ini,” terang Fajar Purwanto, Kepala Satpol PP Kota Semarang (8/12).

Fajar menerangkan awalnya keributan itu dia tanggapi lewat laporan oknum Satpol PP yang juga bawahannya. “Anak buah saya yang bilang kalau ada wartawan bodrex. Dan saya tidak tahu kalau Lendra itu mas Syailendra. Itupun saya tahu dari klarifikasi lagi lewat staff saya yang lain,”terangnya.

Baca Juga  Satpol PP Kota Semarang Resmi Segel Tower BTS PT. Protelindo

Mengenai media online lain, Fajar beralasan belum ketemu langsung dengan wartawan online lain dan yang dia sampaikan sesuai cerita dari bawahannya. “Sebenarnya kalo mas syailendra kan sudah tahu WhatsApps saya harusnya klarifikasi saya langsung. Kan lebih enak bisa di bicarakan lebih lanjut,” ujarnya.

Fajar menambahkan bukan berarti setiap wartawan harus ijin kepada dirinya, namun adanya komunikasi bahwa Satpol PP tugasnya hanya menegakkan Perda. “Kalau ada bawahan saya yang kurang ajar pasti saya tegur. Apalagi sudah kriminal dan pidana pasti saya pecat,” imbuhnya

Ia berharap ada komunikasi terhadap pimpinan Perwakilan IndoGlobeNews Jateng yang di agendakan Senin depan (14/12). Dan ada audiensi dengan Wartawan bersangkutan. “Senin besok saya harap mas Syailendra bisa ketemu kami dan pihak kawan kawan IndoGlobeNews mendampingi agar jelas apa yang sebenarnya terjadi,” harapnya.

Baca Juga  Di Masa Tenang Kampanye, BAWASLU Kabupaten Semarang Ingatkan Calon Petahana

Untuk Informasi lain, IndoGlobeNews Perwakilan Jateng menghadapi permasalahan ini sebelumnya sudah menyurati pihak-pihak terkait dan selanjutnya mengumpulkan bukti-bukti serta data mediasi dengan pihak yang sudah disurati untuk di laporkan ke pihak berwajib.

Pasal yang disangkakan 310 ayat (1) KUHP, UU ITE, serta UU No.40 tahun 1999 tentang UU Pokok Pers. Dari pasal berlapis ini pihak yang di laporkan langsung bisa ditahan dalam waktu 1×24 jam. (*)

banner 970x90

Komentar

News Feed