oleh

Bocah 13 Tahun Di Sei Ayak Tewas Saat Asyik Berenang, Ini Penyebabnya

Sekadau – Seorang bocah laki-laki Vincent Chandra Huki (13) tewas tenggelam di perairan sungai kapuas, di Dusun Sungai ayak lll, desa Sungai Ayak ll, Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau. Bocah tersebut diduga kaki kanannya terjerat tali tambang hingga tenggelam saat asik berenang bersama 2 temannya, pada Selasa (25/8/2020) sore.

Kapolsek Belitang Hilir, Iptu Pansang, SH mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 16.00 WIB. Ketika itu, korban hilang saat tengah berenang tanpa disadari oleh 2 temannya.

” korban bersama kedua temannya mulai berenang di sungai kapuas belakang pasar sungai ayak sekitar pukul 16.00 wib, selang beberapa waktu KRS teman korban berenang menuju tengah kapuas yang jaraknya kurang lebih 20 M dari tepi sungai dan berpegang pada sebatang bambu yang terdapat di sungai kapuas. Sementara DV teman korban juga berada di sebuah lanting yang jaraknya kurang lebih 10 M dari posisi KRS, ” Terang Kapolsek.

Baca Juga .....  LAUNCHING RADIO CITRA LESTARI ( ACL ) DILAPANGAN CANGEHGAR DIHADIRI BUPATI MARWAN HAMAMI

Masih kata Kapolsek, selanjutnya DV menanyakan kepada KRS ” Di mana Vincent ” di jawab oleh KRS “Tidak tau, bukannya tadi sudah naik ke lanting..? ” Di jawab kembali oleh DV ” Tidak ada”.

Saat itu tanpa di sadari, kapolsek melanjutkan, kaki KRS menyentuh sesuatu di dalam air, kemudian dia langsung memegang benda tersebut, ternyata setelah di pegang adalah bagian kaki korban.

Mengingat situasi arus sungai kapuas yang deras membuat KRS kesusahan mengangkatnya sendirian sehingga berteriak kepada DV untuk meminta pertolongan kepada warga. Tidak lama kemudian penambangan motor air yang berada di dekat lokasi datang untuk membantu mengangkat korban ke sampan yang sering di gunakan untuk mengangkut sepeda motor.

Baca Juga .....  Pemdes Puncakmanggis Kecamatan Sagaranten Salurkan 600 KPM BST Kabupaten Tahap Ke II

” Setelah diangkat ternyata kaki korban sebelah kanan terlilit tali tambang yang terikat pada sebatang bambu tersebut, ” Ucap kapolsek.

Selanjutnya korban di bawa kedaratan untuk dilakukan pertolongan pertama oleh pihak medis ternyata korban masih belum sadar juga, selanjutnya korban di larikan ke puskesmas sungai ayak guna penanganan lebih lanjut. Selang beberapa saat di Puskesmas sekira pukul 16.40 nyawa korban tidak tertolong, ” Tutur kapolsek.

” Pihak keluarga telah menerima atas musibah yang menimpa korban dan kini jenazah bocah tersebut telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya di lakukan prosesi pemakaman, ” Ucap Kapolsek.

Penulis : Didi

Komentar

News Feed