oleh

BEBERAPA PIHAK SESALKAN KERUMUNAN MASSA MENJEMPUT HRS

-Nasional-36 views

BEBERAPA PIHAK SESALKAN KERUMUNAN MASSA MENJEMPUT HRS

Habib Rizieq Syihab (HRS) tiba di Tanah Air pagi ini, sejumlah massa terlihat berkumpul di bandara untuk melakukan penjemputan dan sambutan. Di lingkungan sekitar rumahnya di kawasan Petamburan, Tanah Abang-Jakarta pusat, kerumunan massa juga terlihat.

banner 970x90

Beberapa pihak seperti Satgas Penanganan COVID-19 menyesalkan kerumunan massa yang terlihat tidak mematuhi protokol kesehatan.

Jubir Satgas penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, sebagaimana dikutip dari beberapa media berharap masyarakat harus mengantisipasi penularan virus Corona dengan mematuhi protokol kesehatan, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Sebab, virus Corona tidak terlihat dan dapat menular melalui droplet.

Baca Juga  Bareskrim Tetapkan Eks Dirut PT Bosowa Corporindo Tersangka Kasus Sektor Jasa Keuangan

“Saya imbau bagi seluruh elemen masyarakat agar memiliki kepedulian bahwa kita masih berada dalam kondisi pandemi COVID-19,” katanya.

“COVID-19 adalah virus yang tidak terlihat, sehingga tidak semua orang memiliki gejala pada saat awal terkena. Untuk itu, masyarakat harus terus menjalankan protokol 3M, baik saat memiliki gejala atau tidak,” ucap Wiku.

Dia juga meminta masyarakat menjaga jarak dan menghindari kerumunan dan selalu memakai masker saat berada di luar rumah.

“Kerumunan menyulitkan kita untuk bisa jaga jarak, ditambah jika tidak menggunakan masker akan meningkatkan risiko penularan yang lebih besar lagi, kelalaian ataupun ketidakpedulian terhadap kondisi ini serta terhadap protokol kesehatan dapat membahayakan nyawa manusia. Tidak hanya diri kita, namun keluarga di rumah, juga orang yang berada di sekitar kita,” Demikian Wiku menyampaikan.

Baca Juga  Tabung Oksigen Kecil Sitaan Polisi Dibagikan Kepada Warga Isolasi Mandiri

Epidemiolog Universitas Griffith, Australia, Dicky Budiman, dikutip dari CNNIndonesia.com, Selasa juga mengkritik acara penyambutan Habib Rizieq Syihab di Petamburan, Jakarta Pusat.

Ada kerumunan massa meski saat ini Jakarta berstatus pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa transisi.
“PSBB tidak mampu mengatasi kerumunan orang di Petamburan, dan berpotensi tidak terkendalinya kasus (COVID-19),” kata Dicky.

Begitu pula Ketua DPP PKB Daniel Johan. Wakil Ketua Komisi IV DPR RI ini menyayangkan kerumunan akibat massa pendukung yang memenuhi kawasan Bandara Soetta. Ia menilai kerumunan itu berpotensi membuat klaster COVID-19. “Kita menyayangkan kerumunan ini, selain potensi memunculkan klaster, juga berdampak pada masyarakat lainnya seperti pengguna bandara dan delay-nya pesawat,” ujarnya. (Red)

banner 970x90

Komentar

News Feed