oleh

Bantuan Dinas Pertanian Kab.Konawe Utara Belum Maksimal

Indoglobenews, Kabupaten Konawe Utara

banner 970x90

Ketersediaan beras di setiap daerah merupakan salah satu program pemerintah secara nasional sebagai upaya menuju swasembada pangan. Untuk mencapai hal tersebut, maka lahir beberapa kelompok- kelompok tani dalam luang lingkup pembinaan Dinas Pertanian Tanaman pangan dan Perternakan di setiap daerah.

Seperti halnya Kelompok Tani Mepekoaso yang diketuai oleh Raden, dengan luas persawahan 20 hektar yang berada di Desa Wunduhaka Kecamatan Asera Kabupaten Konawe Utara, yang saat ini sedang menjalankan program Optimasi Lahan (OPLA), dibawah bimbingan Dinas Pertanian Kabupaten Konawe Utara.

Kelompok Tani ini, awalnya hanya menggarap luasan area sawah pertanian, seluas 10 hektar dan tidak lama lagi sudah bisa di panen.

Baca Juga  Rohmat Selamat.SH.M.Kn POSBAKUM PWRI Kunjungi Petani Yang Dituduh Curi Buah Sawit di Lahan Milik Sendiri

Raden menjelaskan kepada wartawan Indoglobe News bahwa baru pada Tahun 2021 dilakukan gerakan untuk lahan persawahan di Desa Wunduhaka.

“Bantuan yang di terima Kelompok Tani binaan saya, dalam program Optimalisasi Lahan (OPLA) antara lain berupa, insentif pembukaan lahan siap tanam sebesar Rp. 1,5 juta per hektar; Bibit Padi 300 Kg; Pupuk 1,5 Ton; Pestisida yang seharusnya 40 liter, akan tetapi sampainya di kami 23 ltr, masih kurang 17 liter” Jelasnya.

Masyarakat kelompok tani Mepekoaso, menurutnya merasa terbantu meskipun ada beberapa kekurangan.

Raden bertekad pertanian yang ada di desanya akan bertambah terus perluasan sawahnya dan bisa menjadi salah satu lumbung padi yang ada di Kecamatan Asera khususnya dan Kabupaten Konawe Utara pada umumnya. (Hazami)

banner 970x90

Komentar

News Feed